Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pilih Vaksinasi Cepat, Ratusan Warga ‘Bedol’ ke Polres Gianyar

Bali Tribune/ VAKSINASI - Suasana vaksinasi di Polres Gianyar, Kamis (8/7/2021).


balitribune.co.id | Gianyar  - Ratusan warga datang dan langsung berpencar di halaman Polres Gianyar, untuk mendapat giliran divaksin. Warga memilih ‘bedol’  ke markas polisi ini karena langsung mendapat pelayanan hari itu juga. Sementara di unit pelayanan lainnya seperti di rumah sakit, Puskesmas dan lainnya, warga harus menunggu penjadwalan hingga seminggu.
 
Dalam hitungan satu jam, sejak petugas vaksinasi membuka pelayanan,  kuota 300 blanko pendaftaran vaksinasi sudah habis di Polres Gianyar, Kamis (8/7/2021). Meski pelaksanaaan prokes lebih ketat, warga memilih berbondong-bondong ke markas polisi ini, karena langsung mendapat pelayanan vaksin hari itu juga. "Saya sebenarnya sudah mendaftar di rumah sakit, namun saya harus menunggu sampai seminggu untuk mendapat giliran divaksin. Kalau di sini, hari ini juga langsung divaksin. makanya saya daftar lagi kesini," ungkap Toni Legowo, warga asal Banyuwangi yang sudah lama menetap di Gianyar.
 
Ni Made Kerti (65) yang tinggal di Blahbatuh juga beralasan sama.  Selain menunggu giliran yang sampai berhari-hari, dirinya juga mengaku kurang nyaman dengan fasiitas ruang tunggu di rumah sakit.   Ruang tunggu di gedung tertutup, kerumunan antreannya dinilai berisiko. Terlebih dirinya sudah uzur  sehingga sangat rentan terpapar. "Kalau di Polres, kita kan menunggu di ruang terbuka. Bahkan banyak petugas yang mengawasi untuk memastikan kita berpencar. Tenda berteduh juga disiapkan," jelasnya.
 
Sistem antrean di Polres juga dinilai lebih adil. Sebab, hari itu juga blangko pendaftaran dikumpulkan berdasarkan nomor urut. Pemangggilannya juga sesuai nomor urut, sehingga tidak ada kesan pelayanan sisipan yang merusak antrean. "Di sini antreannya jelas, tidak ada yang main sisip. Kita menunggu giliran juga nyaman di ruang terbuka. Sekalian melihat-lihat Polres. Kalau tak ada vaksin, saya kan takan tahu kantor polisi ini," ujarnya.
 
Kasatgas III Ops Aman Nusa II, AKP Laksmi Trisnadewi seizin Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Sutha Sartana mengungkapkan, serangkaian vaksinasi serentak, pihaknya menyiapkan tim vaksinator, khusus untuk melaksankan pelayanan di Mapolres. Dalam setiap harinya mereka melayani vaksinasi Tahap I Dengan kuota 300 orang perhari. Pihaknya bersyukur dengan antusias warga yang dengan kesadaran  sendiri proaktif melaksanakan vaksinasi. "300 warga yang datang kita langsung layani. Kalau sudah melebihi kami mohon permakluman dan siap kami layani besoknya," terangnya.
 
Pada kesempatan itu, kapada warga sedang yang menunggu giliran divaksin, pihaknya menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa Covid-19 membutuhkan perhatian khusus. Karena program vaksinasi ini dalam rangka memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Ditegaskan pula, jangan terprovokasi oleh informasi tentang efek vaksin yang tidak jelas sumbernya. Karena vaksinasi itu hingga kini dijamin aman dan manfaatnya luar biasa demi kesehatan. 
 
Karena itu masyarakat diharapkan tidak takut melaksankan vaksin Covid-19. "Langkah ini merupakan upaya kami dari Polres Gianyar untuk mempercepat program vaksinasi dengan menyentuh langsung masyarakat. Kami harap secepatnya seluruh masyarakat Gianyar disuntik vaksin Covid-19 dan pandemi ini segera berakhir,” harapnya.
wartawan
ATA
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.