Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pimpinan Daerah se-Bali Komitmen Majukan Pariwisata Imbas Virus Corona

Bali Tribune / Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti hadiri Rapat koordinasi terkait dampak virus corona terhadap pariwisata dan perekonomian nasional dan Bali, yang digelar oleh Pemprov Bali di ruang Tirta Gangga Kantor Bank Indonesia Denpasar, Jumat (6/3) pagi.
balitribune.co.id | Denpasar – Komitmen memajukan pariwisata Indonesia, khususnya Bali, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, hadiri Rapat koordinasi terkait dampak virus corona terhadap pariwisata dan perekonomian nasional dan Bali, yang digelar oleh Pemprov Bali di ruang Tirta Gangga Kantor Bank Indonesia Denpasar, Jumat (6/3) pagi.

Turut hadir pada acara yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster tersebut, Pimpinan DPRD Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, Instansi Vertikal dan BUMN di lingkungan Provinsi Bali, Asosiasi Pariwisata dan Pelaku Usaha Swasta Bali.

Sesuai dengan surat Pemprov Bali tertanggal 2 Februari 2020 yang ditandatangani Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, rakor ini diselenggarakan dalam rangka percepatan pemulihan kondisi pariwisata dan perekonomian Bali sebagai dampak dari virus corona.

Meskipun dunia dibayangi merebaknya virus corona namun Gubernur Koster meyakinkan wisatawan asing tidak perlu khawatir berkunjung ke Pulau Dewata. Ia mengatakan bahwa meskipun ada wabah virus corona yang melanda dunia, Bali sangat siap menerima kunjungan wisatawan mancanegara.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Koster usai memimpin rakor tentang penanganan berbagai dampak virus corona terhadap pariwisata Bali, Senin, (3/3/2020) di Jayasabha, Rumah jabatan Gubernur Bali. Hal itu bukannya tanpa alasan, ia menjelaskan saat itu bahwa Bali mempunyai sistem monitoring yang baik, yang sudah teruji sejak merebaknya kasus flu burung (SARS) tahun 2003.

Pada Rakor kali ini, yang diselenggarakan di ruang Tirta Gangga Bank Indonesia Denpasar, Gubernur Koster lebih menegaskan kepada data-data yang mempengaruhi penurunan sektor pariwisata di Indonesia, khususnya Bali. Dalam kesempatan itu Ia juga menegaskan program-program yang telah dirancang dan telah dijalankan untuk mendukung pariwisata Bali dan memperkokoh pundamental budaya dalam menghadapi perkembangan jaman.

“Dalam rangka meningkatkan daya saing pariwisata, Bali saat ini tengah gencar membangun infrastruktur darat, laut, udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Beberapa infrastruktur yang sedang dan akan dibangun, seperti jalan pintas Singaraja-Denpasar, rencana pembangunan jalan tol Gilimanuk-Denpasar, pengembangan Bali maritime torism di Benoa, dan pengembangan kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” tegasnya.

Pembangunan infrastruktur ini dikatakannya untuk meningkatkan daya dukung kenyamanan dan keamanan Bali sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Gubernur Koster kembali menegaskan bahwa Bali aman dari virus corona dan menjamin bahwa bali masih menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman dan paling menarik untuk dikunjungi.

“Inilah bukti bahwa Bali tidak pernah diam, melainkan terus bergerak maju ditengah munculnya wabah covid-19 di Tiongkok yang berdampak di beberapa Negara. Kami memastikan bahwa sampai saat ini penyebaran covid-19 tidak terjadi di Bali,” imbuh Gubernur Koster.

wartawan
Redaksi
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.