Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pingitnya Pura Karang Boma di Bukit Sawangan, Tetap Khusuk Saat Tumpek Landep Walau Diapit Hotel dan Villa

Bali Tribune/ Saat sesuhunan pelawatan dari Pererepan Sari Pedungan tiba di Pura Karang Boma, di bukit Sawangan Kuta Selatan.



balitribune.co.id | Kuta Selatan - Pura yang terletak di bukit Sawangan setelah pantai Geger, terdapat pura Karang Boma atau warga sekitar menyebutnya Pura Barong Barong. Pura ini diempon oleh Desa Keminge, Kelurahan Benoa.

Posisi pura ini berada di atas tebing dan terhimpit oleh pembangunan Hotel dan Villa. Bahkan untuk masuk ke Pura yang jadi tempat disucikannya Topeng dan Barong serta Rangda, ini harus melewati jalan masuk menuju ke Samabe Bali Suites & Villa.

Uniknya, umat yang datang ke pura ini sangat membludak dan begitu khusuk dalam haturkab bhaktinya, walau beberapa pasang mata turis dari atas tebing yang hanya berbikini menyaksikan upacara di pura ini.

"Kalau kita selalu melihat dari sisi buruk, kapan sembahyangnya. Justru di Pura Karang Boma, ini adalah tempat kita menetralisir segala kekuatan buruk dan energi negatif yang kita bawa," kata Jero Paksi, pengabeh Pererepan Sari Pedungan.

Kata Jro, dirinya tidak bisa memungkiri perkembangan pembangunan di Bali yang terus terjadi. Namun, ada hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kasap mata. Menurutnya, bahwa Bali yang mungil dan terus ada pembangunan namun tetap saja masih ada lahan.

Dicontohkannya Pura Karang Boma yang justru terlihat berada posisinya di bawah dari Villa Sambe, namun tidak mengurangi umat yang membludak datang di setiap hari Tumpek Landep.

"Inilah kekuatan positif dari pura ini yang begitu angker. Walau ditutupi hotel dan villa, tetap saja mendatangkan banyak umat yang datang," tandasnya.

Untuk menuju ke Pura ini, kita tinggal mengambil jalur menuju arah ke Nusa Dua dan melewati Hotel Niko di Bukit Sawangan.

wartawan
JRO
Category

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantau Arus Balik, Kapolda Bali Tinjau Pos Pelayanan Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Memastikan kelancaran dan keamanan arus balik pascaperayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Zebra Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.