Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PJU Padam, Jalan Utama Kota Bangli Gelap Gulita

Bali Tribune/ GELAP - Susana di seputaran Jalan Kusuma Yuda, Kecamatan Bangli saat sore hari.

Bali Tribune, Bangli - Sejak beberapa hari terakhir penerangan jalan umum (PJU) jenis lampu mercury di seputaran jalan Kusuma Yuda, Kecamatan Bangli, padam. Akibatnya, ruas jalan utama di Kota Bangli itu gelap gulita. Saking lamanya tidak mendapat penanganan, warga mengeluhkan padamnya PJU tersebut.  ”Hampir dua pekan lampu penerangan jalan padam, kondisi tersebut tentu mengganggu aktifitas warga utamanya dimalam hari,”ujar warga, Wayan Sudiarta, Jumat (15/2). Kondisi jalan yang gelap gulita tentu berpotensi akan terjadinya kecelakaan , apalagi jika tengah malam banyak anjing berkeliaran di jalan. ”Kalau sudah malam warga enggan untuk keluar,” ujarnya.  Kepala Dinas Perhubungan Bangli Gede Artha saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut mengatakan akan segera melakukan pengecekan sehingga pemicu padamnya PJU dapat diketahui. "Kami akan segera turun melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab padamnya  PJU yang dimaksud," jelasnya. Disampaikan jika sebagian besar PJU sudah berumur dan memang perlu dilakukan peremajaan. Pihaknya sudah merancang, namun karena keterbatasan anggaran sampai saat ini belum bisa dilakukan peremajaan. "Setiap tahun kami ajukan, namun memang belum bisa teralisasi. Sejauh ini anggaran meliputi pemeliharaan," ungkapnya. Ketika ada kerupakan pihaknya upaya perbaikan. Hanya saja kerusakan terjadi dibeberapa titik. "Sekarang rusak dititip A sudah langsung kami perbaiki, tidak berselang lama kerusakan terjadi dititik yang lain. Memang melihat kondisi PJU layak untuk dilakukan peremajaan. Semoga tahun 2020 bisa dilakukan peremajaan, meski tidak seluruhnya. Peremajaan dilakukan secara bertahap," harap Gde Arta. 

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.