Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PKB ke 41 Ajang Sosialisasi Produk Ramah Lingkungan

Bali Tribune/ Putu Astawa
balitribune.co.id | Denpasar - Usai mendengar pengarahan Gubernur Bali, I Wayan Koster sekaligus pengundian stand yang akan ditempati peserta pameran Pesta Kesenian Bali (PKB) Minggu (9/6), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan, pameran untuk PKB  tahun ini mengambil tema Bayu Pramana, Memuliakan Sumber Daya Angin, digratiskan sesuai dengan kebijakan Gubernur Bali, Wayan Koster yaitu Pergub No. 4/2019. Disebutkan, karena gratis animo masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pameran kali ini  membludak.
 
Menurutnya, dalam pameran dengan visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" akan menampilkan hal berbeda dan tidak monoton seperti pameran tahun-tahun sebelumnya. Misal, selain menggratiskan tempat pameran, panitia juga menyiapkan satu stand untuk memajang barang barang ramah lingkungan, seperti tas serta assesoris lainnya. "Hal ini kita lakukan seiring dengan mulai diberlakukannya penggunaan tas kresek, stereo form dan sejenisnya," jelas Putu Astawa. 
 
Sementara terkait penjaringan peserta yang  mengikuti pameran, menurutnya diawali dengan sosialisasi ke Kabupaten/Kota se-Bali yang kemudian penjaringannya dilakukan oleh masing-masing Dinas Perindag. “Jadi yang berhak mengikuti pameran ke provinsi itu, dari hasil rekomendasi kabupaten/kota dan memiliki KTP Bali,” ujarnya.
 
Mengingat banyaknya peminat yang ingin ikut berpameran, maka barang-barang yang akan dipamerkan itu harus memiliki kualifikasi tertentu. Sehingga tidak semua barang bisa dipamerkan. “Karena namanya Pesta Kesenian Bali, tentu barang-barang yang dipamerkan itu asli produk Bali, bukan dari luar Bali,” tegasnya, seraya mengatakan, produk-produk yang dipamerkan itu telah dikurasi Tim dari ISI Denpasar. Selain itu juga diakui pameran kali ini semua berasal dari seluruh Kabupaten/Kota.
 
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menjelaskan, produk-produk yang akan dipamerkan itu akan ditempatkan sesuai dengan jenisnya.
 
Untuk produk perak, emas ataupun logam lainnya akan dipamerkan di bawah Gedung Ksirarnawa. Produk kerajinan seperti gerabah maupun yang lainnya akan ditempatkan di stand parker barat. “Jadi tidak dicampur seperti tahun sebelumnya,” katanya. 
 
Seperti diketahui sebanyak 304 peserta Usaha Kecil Menengah (UKM) se-Bali termasuk Dekranasda, mengikuti pameran indusrti dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI, yang akan berlangsung selama satu bulan dari tanggal 15 Juni – 13 Juli 2019 di Taman Budaya Bali, Denpasar. 
wartawan
Arief Wibisono
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.