Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PKK Aktif, Jadikan Banjar Peneca Bebas Plastik

Bali Tribune / PKK Banjar Peneca mengumpulkan sampah dan membebaskan lingkungan dari sampah plastk

balitribune.co.id | Gianyar - Ketika banjar-banjar atau desa lain sedang intens  mendengungkan kegiatan pengurangan sampah plastik, Banjar  Paneca, Desa Melinggih Kelod, Payangan, malah sudah menyandang Banjar yang terbebas Sampah Plastik.  Hal ini terwujud berkat konsistensi PKK setempat yang terus menggerakkan semua komponen masyarakat untuk membersihkan dan menjaga lingkungan banjarnya agar terbebas dari sampah plastik.

Sekdis DLH Gianyar, I Wayan Sudiana, Senin (14/12) membenrkan jika  jika banjar yang dihuni 215 kepala keluarga (KK) tersebut bebas dari sampah plastik.  Disebutkan, jika PKK Banjar Paneca menjadi salah satu contoh PKK yang memiliki gebrakan dalam menjaga lingkungan. Dimana, PKK Paneca bersama Kader Posyandu dan Kader Jumantik  sangat konsisten melakukan kegiatan pemungutan sampah ke rumah-rumah warga. "Kegiatannya  disebut Kedasih (kedas lan asih), yakni bersih dan sayang lingkungan serta terbebas dari  sampah plastik," ujarnya.

Sudiana yang terlibat dalam kegiatan, Hari minggu lalu  mengatakan, sampah yang terkumpul dari kegiatan ini mencapai 1 ton rumah tangga. Dimana sebelumnya, sampah-sampah rumah tangga ini, dibuang oleh warga di lahan belakang rumahnya. " Pda kesempatan ini, kami juga sosialisasikan   bahaya sampah plasik,” terangnya.

Lanjutnya, pihaknya pun akan terus mengedukasi masyarakat setempat supaya memilah sampahnya. Dan, memberikan pemahaman, jika ingin mendapatkan suasana bersih, masyararakat harus telah mengolah sampahnya dari hulu atau rumah tangga. " Banjar Paneca sekarang  bersih dari sampah plastik," bangganya.

Secara terpisah, Kepala DLH Gianyar, Wayan Kujus Pawitra berharap gerakan PKK Paneca bisa dicontoh oleh PKK lainnya di Kabupaten Gianyar, mengingat saat ini Gianyar tengah melakukan berbagai pembenahan secara massif dari segi infrastruktur. Karena itu, peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat dibutuhkan. "selaian Pemerintah, Masyarakat juga memiliki peran sentral dalam mewujudkan hal ini," terangnya singkat.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.