Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PKK Gianyar Ikuti Workshop Bebanten di Kshirarnawa

WORKSHOP – TP PKK Kabupaten Gianyar saat mengikuti Workshop Bebantenan.

BALI TRIBUNE - Di antara ratusan, bahkan ribuan benda material yang digunakan dalam upacara agama Hindu, penggunaan api adalah hal yang penting dalam menyertai upacara yadnya. Mulai upacara yang terkecil sampai yang terbesar, penggunaan api adalah suatu keharusan dalam upacara yadnya.  Hal ini ditegaskan oleh Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran pada acara Workshop Bebantenan yang diikuti oleh TP.PKK Kabupaten / Kota se-Bali di Gedung Khsirarnawa, Art Center Denpasar, Minggu (1/7). Dengan mengambil materi Api (Teja) Dalam Memberdayakan Energi Semesta Dalam Agama Hindu, menurut Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran api dimunculkan di dalam puja mantra, api atau agni ditampilkan atau dinyatakan secara nyata dalam menyertai upacara. Api ditampilkan dalam bentuk sara upacara dalam bentuk nyasa atau symbol. Dalam pelaksanaan upacara api disimbolkan dalam bentuk asep atau dhupam. Menurut Ida Pedanda asal Gria Kekeran Blahbatuh Gianyar ini, dalam lontar Argha-patra puja Pandita Shiva jenis api dan fungsinya di ala mini, tidak hanya berguna bagi alam semesta tapi juga sangat penting bagi mahluk hidup khususnya bagi umat manusia. Karena itu api selain difungsikan sebagai bagian dari alam yang mampu membakar, menciptakan cahaya, memproses bahan-bahan alam lainnya tetapi juga diyakini sebagai sarana untuk menciptakan kehidupan spiritual yang memberikan perlindungan bagi umat manusia.  “Dalam upacara selain menggunakan atau menyalakan api dalam banten, warna merah yang sering digunakan dalam banten sebagian besar dimaksudkan sebagai symbol api. Seperti daun ending bang, ayam biing dan juga merah atau dalam pengurip urip digunakan darah segar,” papar Ida pendanda Putra Kekeran. Selain paparan tentang materi, pada kesempatan itu peserta juga dijelaskan sekaligus diperlihatkan beberapa contoh banten tebasan yang berkaitan dengan Dewa Api. Seperti misalnya banten tebasan pasupati, tebasan candra geni, tebasan sabuh rah, tebasan raja singa, tebasan pengesengan lara dan tebasan pengalang hati. Banten yang menghadirkan api sebagai sarana pemujaan, namun ada juga beberapa banten yang menghadirkan api untuk memohon kebaikan dan menghilangkan segala keburukan manusia. Wakil Ketua 2 TP.PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya yang didampingi Wakil Ketua 1 TP.PKK kabupaten Gianyar Ny. Tagel Winarta mnegatakan workshop ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta workshop namun juga bagi seluruh masyarakat. Biarpun kita tidak bisa membuat banten tersebut seperti banten tebasan, dengan mengikuti workshop ini minimal kita tahu apa nama banten yang kita buat dan dihaturkan pada siapa.  “Khususnya kami sebagai warga Gianyar, karena nara sumber Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran berasal dari Gianyar, jadi apa yang disajikan terasa pas dengan kita yang berasal dari daerah yang sama. Karena kita tahu masing-masing daerah bantennya berbeda beda meski maknanya sama,” jelas Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya.  

wartawan
redaksi
Category

Antisipasi Pembludakkan Kunjungan Wisatawan ke Kintamani, Dispar Bangli Tambah Personel Pengamanan

balitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari libur panjang hari raya tahun kemarin yang dibarengi dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Kintamani  diantisipasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan  menurunkan tim gabungan yang mulai bertugas pada 18 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perpindahan SDN 5 Buahan Payangan Diharapkan Segera Terealisasi

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar berencana memindahkan SDN 5 Buahan yang berada di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Tidak hanya rusak berat, lokasi  sekolah yang berdiri sejak 1982 tersebut juga kurang refresentatif. Warga berharap rencana perpindahan itu segera terealisasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.