balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.
Para siswa diajak melihat langsung area operasional, mendengarkan proses produksi listrik berbahan bakar batu bara, hingga mengenal puluhan satwa endemik seperti Jalak Bali yang ditangkarkan di dalam kompleks pembangkit. Peserta kunjungan berasal dari MTsN 1 Buleleng, SMPN 3 Gerokgak, MTs Nurul Iman Pengulon, MTs Miftahul Ulum Patas, dan SMPN 5 Gerokgak.
Vice Manager ADM & GA PLTU Celukan Bawang, Indriati Tanu Tanto, menjelaskan program ini bertujuan mendekatkan dunia kelistrikan kepada generasi muda sekaligus memotivasi mereka. "Kami ingin anak-anak di sekitar operasional mengerti apa sebenarnya PLTU itu, sehingga tumbuh niat belajar yang tinggi," ujarnya.
Indriati menambahkan, fasilitas power plant ini memang diproyeksikan sebagai sarana edukasi. Selama ini, kompleks tersebut kerap menjadi lokasi studi banding mahasiswa dari luar Pulau Dewata.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. I Gusti Ketut Rara Setiani, siswi SMPN 3 Gerokgak, mengaku bangga karena mendapat wawasan baru mengenai rantai pasok energi yang menopang kehidupan modern saat ini. "Saya jadi tahu isi dan manfaat PLTU, termasuk dampaknya bagi masyarakat. Listrik sekarang sangat penting, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kendaraan listrik," kata Rara.