Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PLTU Celukan Bawang Tegaskan Tidak Ada WNA Tiongkok Terinfeksi Corona, Pasokan Listrik Tetap Aman

Bali Tribune / Indriati Tanu Tanto

balitribune.co.id | Kuta – Menanggapi desas desus di media sosial oleh yang tidak bertangungjawab terkait keberadaan tenaga kerja asing (TKA) Tiongkok, pihak PLTU Celukan Bawang memberikan beberapa pernyataan. Vice Manager General Affair Department PT General Energy Bali, Indriati Tanu Tanto kepada awak media di Kuta, Badung, Kamis (6/2) menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah mengantisipasi penyebaran virus corona yang telah mewabah di Kota Wuhan, Tiongkok sejak akhir tahun 2019 lalu.

Dia menyebutkan, dari sebanyak 160 orang TKA dari Tiongkok yang sudah didaftarkan di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Buleleng, terdapat 56 yang pulang ke negaranya merayakan Imlek di Beijing dan Shanghai pada pertengahan Januari 2020 lalu. Sisanya memilih tidak merayakan Imlek di kampung halamannya. 

Lanjut Indriati menjelaskan, pada 1 Februari 2020 sebanyak 4 personil yang pulang ke Tiongkok telah tiba di Denpasar dalam kondisi sehat walafiat. Pada 4 Februari 2020, mereka telah melakukan general check up disalah satu rumah sakit yang ditunjuk. 

Pimpinan PLTU Celukan Bawang telah melaporkan kondisi mereka ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan masih dikarantina yang dipantau oleh tim kesehatan untuk menghindari penyebaran flu mematikan tersebut. Karantina ini dilakukan karena masa inkunasi selama 3-14 hari mulai dari masuknya virus dalam tubuh hingga ada gejala. "Mereka (4 orang WNA Tiongkok) sudah dikarantina untuk mencegah penyebaran corona. Dalam hari itu jika tidak ada gejala berarti mereka tidak terkena virus yang menyerang pernafasan ini," jelas Indriati.

Kata dia, 4 orang personil ini memiliki posisi penting di PLTU Celukan Bawang diantaranya presiden direktur, wakil direktur dan direktur operasional dan istri direktur. "Sisanya yang belum kembali ini posisinya sebagai teknisi," ucapnya. 

Puluhan TKA Tiongkok yang liburan Imlek di negaranya ini dijadwalkan akan kembali pada pertengahan Februari. Hal ini sudah rutin dilakukan setiap perayaan Imlek, kata Indriati mereka akan libur selama sebulan berada di negaranya. "Penerbangan dari/ke Indonesia-Tiongkok sudah dihentikan sementara, secara otomatis TKA belum bisa kembali bekerja di Celukan Bawang. Untuk yang belum kembali, kita masih menunggu keputusan Pemerintah Indonesia," bebernya. 

PLTU Celukan Bawang memastikan hingga saat ini, tidak ada satu pun karyawan, khususnya dari Tiongkok yang terjangkit virus corona. Sejumlah langkah-langkah antisipasi juga sudah dilakukan PLTU Celukan Bawang untuk menghadapi virus corona. 

"Pimpinan PLTU Celukan Bawang telah menginstruksikan kepada para TKA tersebut untuk tidak kembali bekerja sampai situasi dan kondisi dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang dari Pemerintah Tiongkok dan Pemerintah Indonesia," tegas Indriati 

Dia menuturkan, Pimpinan PLTU Celukan Bawang tetap meminta TKA yang masih berada di Tiongkok untuk menjaga dan memelihara kesehatan diri sendiri dan seisi rumahnya agar jangan sampai terinfeksi virus corona. Meski sebagian karyawannya masih berada di Tiongkok, Indriati menegasakan bahwa hal itu tidak mempengaruhi pasokan listrik di Bali. 

PLTU Celukan Bawang juga sudah bergerak cepat ketika virus corona diumumkan sudah menyebar dari Negeri Tirai Bambu. PLTU Celukan Bawang telah mengadakan tindakan antisipasi. Menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan meminta petunjuk prosedur penanggulangan penyebaran virus corona di dalam area PLTU Celukan Bawang dan sekitar Desa Celukan Bawang. Mulai dari sosialiasi virus ini hingga kegiatan sanitasi semua gedung termasuk mess karyawan. 

PLTU Celukan Bawang juga menyediakan masker dan hand sanitizer di beberapa titik yang sudah ditentukan. Pihaknya pun telah melaporkan jumlah TKA Tiongkok yang bekerja di PLTU ini termasuk yang pulang ke negaranya untuk merayakan Hari Raya Imlek.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab Karangasem Gelar Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Pelepasan Pelacakan/Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (15/8/2026) di Lapangan Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

AI Undiksha Baca Gelombang Otak untuk Petakan Emosi Manusia

balitribune.co.id I Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memperkenalkan riset kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengolah aktivitas listrik otak untuk mengenali kondisi emosi manusia. Teknologi tersebut dipamerkan dalam Buleleng Digital Expo (BDE) di RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (19/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Musim Kemarau, Produksi Garam Tradisional di Pantai Yeh Malet Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Musim kemarau dan cuaca yang cukup panas yang terjadi saat ini sangat sangat menguntungkan bagi produksi garam petani di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem dan wilayah sentra produksi garam lainnya di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.