Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Kenal di Pasar Yangapi Tumbang

Bali Tribune/ EVAKUASI - Petugas lakukan evakuasi pohon yang tumbang.
Balitribune.co.id | Bangli - Pohon jenis kenal yang tumbuh di depan Pasar Yangapi Kecamatan Tembuku tumbang, Rabu (4/3) sekira pukul 09.30 wita. Tumbangnya pohon yang diperkirakan berusia puluhan tahun tersebut sempat mengganggu arus lalin karena menutup akses jalan.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli, Ketut Wiradana dikonfirmasi, Rabu (4/3), membenarkan musibah pohon tumbang yang yang terjadi di ruas jalan Tembuku - Karangsem tepatnya didepan pasar Yangapi Tembuku itu. Pohon jenis kenal yang tumbang tersebut tepat tumbuh di depan pasar yang berjarak sekitar tujuh meter dari badan jalan. Untuk mengatasi kemacetan akibat jalan tertutup pohon yang tumbang, arus lalin dialihkan yakni kendaraan menelusuri jalan belakang pasar. Sementara untuk proses evakuasi pohon dengan diameter 90 cm tersebut dilakukan oleh petugas BPBD provinsi, BPBD kabupaten dan dari Dinas PU Bangli serta aparat dari TNI/Polri. 
 
Disinggung bencana yang terjadi ketika memasuki musim penghujan, kata Ketut Wiradana didominasi tanah longsor. ”Karena topografinya merupakan daerah pegunungan, maka bencana tanah longsor lebih banyak terjadi di Kecamatan Kintamani,” sebutnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.