Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Tumbang di Sading Tutupi Jalan

POHON TUMBANG - Penanganan bencana pohon tumbang yang menutupi badan jalan di Desa Kekeran, Mengwi.

 BALI TRIBUNE - Wilayah Badung "dihajar" pohon tumbang dalam dua hari terakhir. Peristiwa yang dipicu hujan lebat ini menimpak beberapa titik di gumi keris. Beruntungnya, secara keseluruhan tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang berarti akibat bencana ini.  Namun, peristiwa ini cukup membuat kerepotan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung. Berdasarkan data terbaru BPBD Badung, pohon yang tumbang akibat guyuran hujan lebat di antaranya, pada Rabu (7/11), pohon beringin di Pura Beten Bingin, Banjar Jumpayah, Mengwitani. Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan oleh ambruknya beringin ini. Sebuah pohon Singapur juga tumbang di Jalan Raya Darmasaba-Mambal. Di kelurahan Sading, hujan lebat dan angin kencang juga membuat tanah longsor dan pohon tumbang hingga menutupi jalan. Petugas BPBD Badung dibantu masyarakat sekitar selain membersihkan urukan tanah juga secara bergotong royong menyingkirkan dahan pohon yang tumbang ke jalan. Di tempat terpisah, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Pratu Rai Madra, tepatnya di depan Pura Dalem Kelod, Desa Kekeran, Mengwi. Pohon jenis beringin ini sempat menutupi badan jalan dan membuat kabel listrik jatuh. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, dr Ermy Setiari, yang dikonfirmasi, membenarkan terjadinya peristiwa pohon tumbang disejumlah wilayah Badung. Kata dia, peristiwa ini disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang yang terjadi pada Selasa malam (5/11) hingga Rabu pagi (6/11). Atas kejadian ini, pihaknya mengaku sudah melakukan penanganan dengan menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan dan pemotongan dahan pohon yang tumbang. “Hujan lebat dan angin kencang membuat banyak pohon tumbang. Dan begitu menerima laporan kita sudah turunkan tim untuk melakukan penanganan," ujarnya, Kamis (8/11). Saat ini sebagian besar pohon yang menutup jalan dan bangunan ini sudah bisa ditangani. Selain melakukan pembersihan dan evakuasi, pihaknya juga tengah melakukan pendataan kerugian. "Sudah sebagian besar berhasil kita tangani," katanya. Karena intensitas hujan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, dr Ermy mengimbau kembali masyrakat agar senantiasa waspada. Pasalnya, bencana alam bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

wartawan
I Made Darna
Category

Ganti Gas Saat Kompor Menyala, Dua Karyawan Rumah Makan Padang Mengalami Luka Bakar

balitribune.co.id | Tabanan - Dua orang karyawan rumah makan Padang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk mengalami luka bakar. Satu di antaranya bahkan mengalami luka bakar dengan derajat serius karena terjadi pada bagian kepala dan sekujur tubuh.

Peristiwa itu terjadi di rumah makan Padang Surya Minang yang berada di lingkungan Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, pada Jumat (22/8) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Gaungkan Ruang Hijau sebagai “Benteng Terakhir” di Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah derasnya pembangunan di Bali, Jiwa Community Garden menggelar acara "Preserve Canggu’s Green Oasis – Jiwa Garden’s Membership Launch Day", Sabtu (23/8). Acara ini bukan sekadar perayaan, tetapi sebuah seruan kolektif: bagaimana menjaga ruang hijau sebagai penopang kehidupan di tengah urbanisasi pesat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Satu Pengendara Motor Tewas

balitribune.co.id | Tabanan - Tabrakan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selamadeg pada Minggu (24/8) siang.

Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita itu, seorang pengendara motor tewas akibat tertabrak bus yang sedang melintas di jalurnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gaya Hidup Instan, Utang Mencekik: Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital

balitribune.co.id | Fenomena pinjaman online (pinjol) makin marak jadi solusi instan saat kantong sedang tipis. Dari beli gadget terbaru, nongkrong di kafe kekinian, sampai sekadar bayar ongkos ojek online semua bisa “beres” hanya dengan beberapa klik. Masalahnya, kepraktisan itu sering berujung pada jeratan bunga mencekik dan utang yang menumpuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.