Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Porprov Bali XIV/2019, Honor Wasit Lebih Kecil dari Gianyar

Bali Tribune/ I Dewa Gede Ary Wirawan
Balitribune.co.id| Tabanan - Lantaran bantuan dari KONI Bali kepada KONI Tabanan untuk penyelenggaran Porprov Bali XIV/2019 lebih kecil ketimbang bantuan kepada KONI Gianyar saat menggelar Porprov Bali XIII/2017, maka honor wasit dan juri akan lebih kecil nantinya.
 
“Untuk finansial sudah kita sampaikan kepada technical delegate (TD) dan pantia pelaksana bahwa kita harus efisien karena kucuran dana dari KONI Bali berkurang tidak seperti rencana semula Rp6,6 miliar,” ujar Ketua Umum KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan.
 
Ditemui usai pertemuan technical delegate (TD) Porprov Bali XIV/2019 di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Kamis (21/3),  Ary Wirawan mengatakan, KONI Bali untuk gelaran Porprov Bali di Tabanan mengucurkan dana senilai Rp 5 miliar. Sedangkan cabor yang dipertandingkan sebanyak 39 cabor. Belum lagi menghitung laju inflasi dua tahun lalu dengan sekarang.
 
Karena itu, kata dia, untuk menyamaratakan bayaran honor juri dan wasit termasuk honor panitia lainnya sama seperti porprov di Gianyar lalu, sangat tidak mungkin.
 
“Kalau menyaratakan besarnya honor wasit dan juri seperti di Gianyar sangat tidak mungkin. Kalau disamaratakan besarnya tetapi lebih kecil dari Gianyar mungkin saja bisa kami lakukan. Kita harus bicarakan kembali dengan cabor-cabor mengenai hal itu,” ujar Ary Wirawan.
 
Ditanya apakah pengurangan honor itu berlaku juga untuk juri dan wasit nasional, Ary Wirawan mengatakan honor juri nasional yang didatangkan dari luar Bali sebaiknya tidak dikurangi karena sudah ada standarisasinya. Hanya saja, lanjut dia, jumlahnya atau personel wasit nasional yang didatangkan cabor-cabor bisa dikurangi dan sebaiknya mengutamakan wasit-wasit lokal.
 
“Cabor yang mengatur semua itu, mengenai wasit yang memimpin pertandingan, kalau di daerah cukup mumpuni, ya tidak perlu mendatangkan dari luar. Kalau pun harus mendatangkan, hendaknya jumlahnya tidak seperti saat porprov di Gianyar,” pungkas Ary Wirawan.
 
Secara terpisah Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengatakan, honor wasit dan juri sebaiknya tidak dikurangi dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov Bali sebelumnya, apalagi dikurangi. Sebab, wasit dan juri sangat menentukan dalam pelaksanaan pertandingan.
 
“Bahwa kita harus efisiensi karena kucuran dana berkurang, silakan saja tetapi tidak mengurangi honor wasit. Kan bisa dari yang lainnya, misalnya biaya untuk seremonial pembukaan, bisa saja dikurangi dari ‘100’ menjadi ‘80’,” ujar Suwandi.
 
Terkait akan dikuranginya nilai honor wasit dan juri di Porprov Tabanan, Suwandi mengatakan pihaknya akan membuat semacam SK yang mengatur nilai honor wasit dan juri, yang nantinya akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.