Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Positif Masuk PON, IODI Bali Gembleng Pedansa

Bali Open
Made Suparmi

BALI TRIBUNE - Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali terus menggembleng para pedansanya agar mampu lolos PON XX/2020 Papua, serta menorehkan prestasi terbaik bagi kontingen Bali di ajang tersebut.

Ketua Umum IODI Bali, Made Suparmi, Selasa (12/12) mengatakan cabor dansa sudah positif dipertandingkan di PON mendatang, dan PP IODI sedang mengajukan penambahan nomor pertandingan lebih banyak dibandingkan saat PON Jawa Barat tahun 2016 lalu.

“Dari 15 nomor yang dipertandingkan pada PON XIX di Jawa Barat, Pengurus Pusat (PP) IODI akan mengajukan tambahan menjadi 21 nomor di Papua mendatang,” ujar Made Suparmi yang juga Sekjen PP IODI.

Pengurus Pusat IODI, kata Suparmi, telah melakukan terobosan untuk meningkatkan standarisasi penilaian pada PON mendatang, salah satu upaya yang dilakukan telah menggelar pelatihan pelatih, wasit dan atlet di Denpasar.

“Pelatihan sudah dilakukan menekankan pada standarisasi penilaian, di antaranya olahgerak, sehingga mampu meminimalisir penilaian yang subjektif. Hasil pelatihan itu oleh peserta dipraktikkan pada Bali Open II, beberapa waktu lalu,” ujar Suparmi.

Lebih jauh dia mengatakan, peserta Bali Open II,  Selain atlet dari IODI kabupaten/kota di Bali, juga datang dari luar Bali, di antaranya Yogyakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan serta Papua.

Pelatihan wasit saat gelaran Bali Open, kata Suparmi, merupakan wujud kepercayaan pusat untuk Bali dalam hal membangun kualitas atlet Pulau Dewata.

Ia menjelaskan, IODI Bali tertantang untuk membuktikan kualitasnya di setiap event nasional, salah satunya saat tampil di Kejurnas di Makassar sebagai juara umum. Namun hasil itu tidak cukup sebagai acuan hasil sama pada event-event berikutnya, perlu terus menerus menggalang pelatihan yang intensif, dan kemauan keras untuk maju yang datang dari atlet bersangkutan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.