Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PPDB Hari Kedua Lengang

Bali Tribune/ LENGANG - Kondisi lengang pada pelaksanaan verifikasi dan pengambilan token PPDB di Rumah Pintar, Jalan Kamboja Nomor 4 Denpasar, Selasa (18/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Verifikasi dan pengambilan token Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri hari kedua di Kota Denpasar lengang. Hal ini berbeda dengan verifikasi hari pertama yang dipadati antrean ratusan orangtua siswa.
 
Kondisi lengang saat verifikasi dan pengambilan token PPDB ini terlihat di Rumah Pintar, Jalan Kamboja Nomor 4 Denpasar, Selasa (18/6). Di lokasi ini tampak tak ada satu pun siswa atau orangtua siswa yang melakukan verifikasi. Hanya ada empat petugas yang duduk di depan komputer dan ada pula yang bercengkrama satu sama lain.
 
Salah seorang petugas yang melakukan verifikasi, Putu Tistha mengatakan sejak pagi suasana memang sepi. "Kemarin baru ramai. Sekarang sepi," katanya.
 
Selain di Rumah Pintar, suasana di SMPN 3 Denpasar juga lengang. Di sekolah ini, tampak hanya ada panitia PPDB dan OSIS yang membantu verifikasi duduk-duduk di ruangan tersebut.
 
Hari pertama jumlah antrean di sekolah ini mencapai 400 orang. Hari kedua hanya 186 orang. "Kemarin baru ramai sekali. Saya sampai pusing. Sekarang santai," katanya.
 
Kondisi antrean verifikasi dan pengambilan token pendaftaran PPDB hari kedua ini memang berbeda dengan hari pertama. Di hari pertama pengambilan token tampak ribuan orangtua siswa dan siswa  memadati sekolah-sekolah SMP Negeri di Denpasar, Senin (17/6).  Mereka berlomba, seakan-akan verifikasi dan kecepatan mendapat token jadi penentu  diterima atau tidaknya di sekolah tersebut.
 
Padahal sesuai jadwal, proses verifikasi verifikasi tiga jalur PPDB yakni jalur inklusi dan kurang mampu, jalur zona jarak terdekat, dan jalur zona kawasan berlangsung tiga hari, hingga Rabu (19/6) mendatang.
 
Salah satu sekolah yang nampak ramai yakni di SMP N 8 Denpasar. Di sekolah ini para orangtua nampak berkumpul untuk mendapatkan antrean verifikasi dan pengambilan token. Bahkan sejumlah orangtua siswa sengaja antre dari pagi pukul 04.00 Wita untuk mengambil nomor antrean verifikasi dan pengambilan token. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan menenggarai hal ini dikarenakan adanya informasi salah yang diterima masyarakat. “Kalau dibilang sulit, sebenarnya tidak. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang menonjol dengan sebelumnya. Karena tahun lalu juga jumlahnya tamatan SD 13 ribu lebih dan yang diterima di SMP negeri sama yaitu 3 ribuan. Perbedaannya hanya, tahun lalu masih menggunakan NEM dan tahun ini NEM tak berlaku," ujarnya.
 
Gunawan menenggarai,  adanya antrean orangtua dan siswa akibat dari adanya kabar yang dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab bahwa  proses verifikasi dan mengambil token ini dianggap sudah proses pendaftaran.
 
"Saya tidak tahu siapa yang menghembuskan informasi ini di lapangan.  Selain itu, dihembuskan pula isu bahwa siapa yang mendapat token lebih cepat itu yang diterima. Padahal kenyataannya tidak seperti itu," ujarnya. 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Sampaikan Sejumlah Tuntutan, Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali Gelar Aksi Damai

balitribune.co.id I Denpasar - Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (SSB) menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Nusra di Renon, Denpasar, Kamis (16/4/2026). Ratusan jasa pengangkutan sampah swakelola yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali saat aksi damai itu untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat. 

Baca Selengkapnya icon click

Gugatan Ditolak Dua Kali, Penjual Tanah di Jimbaran Tetap Dihukum Kembalikan Uang Puluhan Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Sengketa dugaan penipuan jual beli tanah di Jimbaran, Kabupaten  Badung kian memanas.

Pelapor berinisial SN melalui kuasa hukumnya I Made Ariel Suardana, SH, MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum Bun Djokosudarmo yang sebelumnya disampaikan melalui hak jawab di sejumlah media. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Kecelakaan Maut Terjadi dalam Sehari di Selemadeg dan Selemadeg Barat

balitribune.co.id I Tabanan - Dua kecelakaan lalu lintas berujung maut mengguncang wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg dalam waktu kurang dari lima jam pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa, termasuk seorang pelajar berusia 10 tahun yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.