Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PPMKI Pamerkan Mobil Klasik Zaman PD I

mobil klasik
KLASIK - Mobil-mobil klasik yang akan turut dalam pameran PPMKI.

SERANGKAIAN hari jadi ke-58 Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bali, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali akan mengadakan pameran mobil klasik.

Setidaknya sudah tercatat 71 unit mobil klasik bernilai sejarah akan dalam pameran yang rencananya berlokasi di Lotte Mart Bay Pass Ngurah Rai pada 14-21 Agustus. Kegiatan ini sekaligus memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Event ini juga untuk merayakan HUT ke-71 RI karena itu jumlah mobil yang dipamerkan 71 unit,’’kata Ketua PPMKI Bali, dr Mahayasa.

Menariknya, lanjut dia semua mobil yang dipajang ini bernilai sejarah lantaran berasal dari era 1930-an atau menjelang perang dunia pertama hingga era 1 hingga era 1960-an menjelang krisis minyak dunia. Salah satu mobil yang dipamerkan adalah mobil kepresiden RI Bung Karno. “Jadi bisa dikatakan tidak hanya ‘tua’ mobil ini juga sebagai bagian dari saksi sejarah negeri ini,” terang dia.

Sementara itu, Pembina PPMKI Bali, Jos Dharmawan, menjelasan, mobil-mobil itu dulunya digunakan oleh para pendiri bangsa, para pahlawan, para orang tua kita, saat berjuang melawan penjajah. Mobil-mobil ini secara tidak langsung ikut berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan, karena menjadi alat transportasi pada masa itu.

“Saat bertempur melawan penjajah, ada yang terpaksa dikubur di dalam tanah agar tidak dirampas. Mobil adalah alat transportasi yang penting sehingga perlu diselamatkan,” tutur Jos. Ia juga menyayangkan, saat ini sebagian dari mobil itu ada yang terlupakan, tak terpelihara dengan baik, bahkan ada yang nyaris terkubur di dalam tanah.

Adapaun Mobil-mobil yang heroik di masa lalu yang akan dipamerkan dalam acara ini di antaranya adalah Ford A 1913, Dodge Brothers 1920, trio Hudson, Essex dan Vauxhall yang juga mewakili era pre war dan Plymouth 1948 ex Ibu Negara Fatmawati. Chevrolet Belair 1955, 1956 dan 1957, yang favorit di seluruh dunia dan memiliki banyak penggemar di Indonesia juga dihadirkan.

“Mobil-mobil sangat jarang ditemui, yang tak mungkin terlihat berseliweran di jalan-jalan, karena tersimpan rapat di garasi kolektor. Sebagian besar belum pernah tampil di muka publik dan baru sekali ini unjuk diri di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, kesempatan untuk melihat lebih dekat sama langkanya dengan kesempatan para kolektor saat menemukannya,”pungkas Jos.

wartawan
Hendrik b Kleden
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.