Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Presiden Joko Widodo Hadiri Pelepasan 1,5 Juta Ekspor Motor Yamaha

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo hadir dalam seremonial Pelepasan ke 1,5 Juta Ekspor Motor Yamaha yang digelar oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), di Kantor Pusat YIMM, Pulo Gadung Jakarta Timur. Turut hadir mendampingi presiden yaitu Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, dll.Tamu undangan lainnya yang datang adalah Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi, jajaran Yamaha Group dan Stakeholders terkait lainnya. Presiden Joko Widodo mengungkapkan sangat senang hadir di PT Yamaha karena ekspor yang ke 1,5 juta merupakan jumlah yang sangat besar. Pertama ekspornya tinggi, yang kedua investasinya juga besar, yang ketiga karena lokal kontennya mencapai 94 persen, ini jumlah yang sangat besar. “Kandungan lokalnya sangat tinggi. Investasi seperti ini yang terus kita cari. Sekali lagi saya sangat menghargai upaya-upaya yang dilakukan PT Yamaha,” ungkap Jokowi dalam sambutannya. Selanjutnya Presiden mengunjungi pabrik global YIMM. Di area tersebut management PT YIMM memberikan penjelasan mengenai proses produksi. Presiden menyaksikan sepeda motor Yamaha X Max selesai dirakit. Bahkan setelah itu Presiden Jokowi naik motor X Max.Untuk diketahui, skutik MAXI Yamaha itu adalah salah satu produk global yang diekspor Yamaha Indonesia. Sementara itu, Excutive Vice President & COO PT YIMM, Dyonisius Beti, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi. “ Acara ini sangat berarti dan memotivasi bagi 250 ribu karyawan terkait dengan bisnis Yamaha dan 2 juta karyawan di industri terkait sepeda motor. Kami dipercaya untuk memproduksi beberapa global model seperti motor sport R Series dan motor automatic MAXI seperti X Max dan N Max untuk dipasarkan ke seluruh dunia. Jadi apabila melihat motor tersebut di benua Amerika, Eropa, Australia, Asia dan bahkan di Jepang sendiri,” papar Dyonisius Beti.

wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Akan Denda Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai Rabu (13/5/2026) akan menerapkan sanksi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terkait sampah.

Penerapan sanksi ini akan ditujukan bagi masyarakat atau pelaku usaha yang masih nekat membuang sampah sembarangan atau tidak melakukan pemilahan antara sampah organik, nonorganik, dan residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.