Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prihatin Kondisi Kawasan Kuta Sepi, Pelaku Seni Ungkap dalam Bentuk Visual

Bali Tribune / PELAKU SENI - Pengambilan gambar oleh pelaku seni musik yang menceritakan kondisi Kuta di masa pandemi

balitribune.co.id | KutaHampir setahun pariwisata Bali mati suri dari kunjungan wisatawan asing sebagai dampak pandemi Covid-19. Sebelum wabah global tersebut menyebar di Bali, pulau ini ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Kawasan Kuta Kabupaten Badung menjadi tempat favorit para turis berkumpul dan melakukan kegiatan wisata. 

Hingga malam hari, kawasan ini tidak pernah sepi dari aktivitas wisatawan. Keramaian itu dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk menjual berbagai suvenir, menu makanan dan kebutuhan lainnya yang diperlukan wisatawan selama berada di Kuta. 

Namun realita yang terjadi saat ini di masa pandemi Covid-19, kondisi di kawasan tersebut sangat memprihatinkan. Deretan toko, hotel, restoran dan usaha lainnya dalam keadaan tutup karena sepinya kunjungan wisatawan. Hiruk pikuk, kemacetan yang biasanya terjadi di kawasan itu tampaknya menjadi sebuah kenangan. Berbagai pihak pun berharap keadaan akan kembali pulih seperti semula sehingga perekonomian masyarakat setempat dapat berjalan.

Kondisi pariwisata yang terkena imbas pandemi covid 19 di kawasan Kuta kini ditunjukan dalam sebuah garapan visual seorang videografer dan musisi Bali. Kreasi ini diciptakan sebagai refleksi dari kesulitan masyarakat Pulau Dewata yang selama ini sangat mengandalkan sektor pariwisata sebagai mata pencahariannya.

Erick EST salah seorang pelaku seni mengaku turut prihatin terhadap kondisi di Jalan Popies Kuta yang sebelum pandemi menjadi tempat populer di kalangan turis asing. Ketika itu, Jalan Popies kerap macet dan dilalui oleh para wisatawan dari berbagai negara.  

"Sekarang ini akibat pandemi, kini kawasan wisata Kuta semakin hari semakin tampak sepi. Deretan toko masih tutup dan tidak terurus dengan banyaknya coretan-coretan cat semprot yang menghiasi pintu rolling dor pertokoan di kawasan Jalan Popies," katanya, Jumat (5/2).

Menyikapi rasa keprihatinan terhadap sektor pariwisata Bali yang kini sedang terpuruk ia bersama musisi berupaya menyampaikan pesan global yang mendalam untuk melihat keadaan sosial di Bali saat ini melalui garapan seni musik dan visual. Para seniman ini berharap melalui karya dan inovasi di masa pandemi ini dapat mendorong rasa kepedulian antar sesama dan memberikan motivasi kepada para pelaku pariwisata Bali untuk tabah dan bangkit menghadapi keterpurukan kondisi pariwisata saat ini.

Muhammad Egar atau Ras Muhammad yang dikenal sebagai penyanyi Reggae Indonesia pun turut mendukung garapan seni musisi Bali.

Selain kawasan Popies Lane Kuta, sejumlah tempat di Kabupaten Badung lainnya seperti Seminyak, Legian dan Nusa Dua dipilih sebagai materi visual karya seni. Sebab, di wilayah inilah dampak pandemi di sektor pariwisata Bali paling dirasakan. Hasil karya pelaku seni ini rencananya akan ditayangkan perdana di saluran media sosial YouTube pada 14 Februari 2021 bertepatan dengan Hari Kasih Sayang.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.