Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program Penggemukan Sapi Bali, Peternak Desa Pering Percontohan

Bali Tribune / CONTOH - Peternak sapi di Desa Pering jadi percontohan program pengemukan tanpa pemberian pakan rumput gajah dan gedebong.

balitribune.co.id | Gianyar - Sapi Bali identik dengan jenis sapi kerdil. Namun jika proses penggemukannya tepat, sapi Bali akan berbobot. Karena itu program penggemukan sapi Bali terus digalakkan dan menjadikan Desa Pering,  Gianyar sebagai pilot project. Sedikitnyan 10 ekor sapi digemukkan dengan pola pakan khusus.

Fasilitator Progran yang juga Kepala UPT Kesehatan Hewan Kecamatan Blahbatuh, I Nyoman Arya Darma, Senin (31/10) menjelaskan untuk Gianyar yang diujicoba sebanyak 10 ekor berlokasi di Desa Pering. Sedangkan sapi yang diujicoba adalah sapu milik warga setempat.

"Ini program dari Anggota DPR RI Dapil Bali, Nyoman Parta, Urip dan Alit Kelakan. Tujuannya agar daging sapi Bali bisa masuk hotel berbintang," jelas Arya Darma. Sedangkan program ini sudah berjalan lebih dari sebulan.

Dijelaskan Arya Darma, program penggemukan ini dengan pemberian  pola makan khusus tanpa kimia. Dikatakan, pola pakan khusus ini meliputi pemberian air tersedia dalam 24 jam, pengurangan pakan rumput gajah, karena kandungan serat kasar sangat tinggi, penghentian pemberian pakan batang pisang (gedebong).

"Pakan yang diberikan apa yang ada di sekitar dan dicampur dedak," jelasnya lagi.

Dengan metode alami ini, beberapa sapi sudah mengalami penggemukan dan beratnya sudah naik signifikan. "Setiap hari kami cek, dan ditimbang. Berat badan naik signifikan," tambahnya.

Ke depan, dengan pola pemberian pakan khusus ini, diharapkan di seluruh Bali menerapkan pola penggemukan seperti yang dilakukan. Dikatakan lagi, dari hasil uji coba potong ternak dengan membandingkan dengan daging sapi luar Bali, hasilnya tidak bisa dibedakan. Warna daging kemerahan, tekstur dan kelembutan daging, kekenyalan sudah hampir sama kualitasnya dengan sapi luar Bali. Di Gianyar sendiri terdapat sekitar 49.000 ekor sapi. Ke depan diharapkan sapi pedaging bisa diikutkan program penggemukan sehingga nilai ekonomis sapi bisa lebih tinggi.

"Gianyar sudah zero PKM, saat ini sudah vaksin PKM tahap 2, dan Tahun 2023 tahap 3, sehingga Giat benar-benar zero PKM," tutupnya. 

wartawan
ATA
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.