Program Tabanan Aman dan Produktif | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 23 September 2020
Diposting : 12 August 2020 23:03
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Bali Tribune / IB. Wiratmaja
Balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan akan melaunching program Tabanan Aman dan Produktif pada 17 Agustus mendatang. Launching tersebut sekaligus menandakan telah siapnya protokol kesehatan (prokes) diberbagai sektor mulai dari OPD hingga, pasar tradisional dan sekolah di tengah pandemi Covid-19.
 
“Setelah dilakukan penyempuranaan terhadap hal-hal yang kurang pada saat pengecekan dilakukan sebelumnya, khusunya di sejumlah OPD yang ada di linkup Pemkab Tabanan. Saat ini, kami nyatakan untuk prokes Covid-19 sudah siap semua. Karena sudah siap, maka 17 nanti program Tabanan Aman dan Produktip ini akan dilounching oleh Ibu Bupati Tabanan,” tutur tutur Kepala Bapelitbang Kabupaten Tabanan IB. Wiratmaja, Rabu (12/8).
 
Rencananya, pada 14 Agustus mendatang kesiapan untuk launching Tabanan Aman dan Produktif akan dimantapkan lagi. Imbuhnya, dengan lunching tersebut beberapa hal yang akan membedakan dengan kondisi sebelumnya diantaranya, akan dikembalikannya jam buka atau oprasional pasar tradisional yang sebelumnya sempat dilakukan pembatasan waktu. Selain itu, kegiatan sekolah juga akan mulai bisa dilakukan tatap muka secara terbatas.
 
Menurutnya, perdesaan ini menjadi fokus, karena selama ini kegiatan pendidikan melalui daring untuk sejumlah daerah pedesaan di Kabupaten Tabanan mengalami kendala. Yakni, menyangkut layanan internet. “Kendala layanan internet ini membuat desa diantaranya yang ada di daerah Pupuan, Selemadeg Barat tidak optimal dalam proses belajar-mengajar, sehingga fokusnya nanti pembelajaran tatap muka akan dilakukan didaerah tersebut,” ujarnya.
 
Mekanismenya nanti, setelah di lounching oleh Ibu Bupati Tabanan, maka kegiatan tatap muka langsung yang sebelumnya sudah mengantongi prokes Covid-19 untuk disektor pendidikan ini juga akan disiapkan. Artinya, untuk sektor pendidikan setelah lounching kegiatan tatap muka belajar mengajar belum bisa dilakukan sertamerta pada saat itu juga. Selain itu, surat petunjuk dari pemerintah pusat terkait pembelajaran tatap muka langsung ini baru diterima.