Program TMMD Dibutuhkan Masyarakat Desa | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 30 Oktober 2020
Diposting : 22 September 2020 23:57
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Bali Tribune/Sekda Kota Denpasar AA Ngurah Rai Iswara meresmikan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1611/Badung di Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Selasa (22/9), yang ditandai dengan pemukulan gong.
Balitribune.co.id | Denpasar - Bertempat di Wantilan Desa Budaya Kertalangu, usai membacakan sambutan tertulis Gubernur Bali Wayan Koster dan mewakili Walikota Denpasar IB Rai Mantra Darmawijaya, Sekretaris Daerah Kota Denpasar AA Ngurah Rai Iswara meresmikan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1611/Badung di Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Selasa (22/9), yang ditandai dengan pemukulan gong.
 
Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan, pelaksanaan TMMD ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat desa. Ditengah pandemi Covid-19 ini, program TMMD masih tetap dilaksanakan yang didasari atas kajian dan kematangan dalam perencanaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 
 
"Saya mengapresiasi TNI yang menggagas TMMD ini merupakan program terpadu sebagai salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang melibatkan unsur dari TNI, pemerintah daerah dan masyarakat umum. Serta memantapkan kesadaran berbangsa dan bernegara melalui pembangunan infrastruktur di pedesaan dan bagian dari gotong royong untuk melakukan akselarasi pelaksanaan pembangunan di daerah pedesaan," katanya. 
 
Program TMMD merupakan salah satu upaya efektif dalam pembangunan pedesaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 78 Undang-Undang Nomor: 6/Tahun 2014 tentang Desa.
 Diharapkan, pelaksanaan TMMD dapat memicu motivasi upaya dalam memberdayakan masyarakat sebagai subyek pembangunan dengan semangat dan jiwa baru bersinergi, etos kerja yang mengedepankan gotong royong melalui pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru.
 
Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana mengatakan, kegiatan TMMD kali ini yang bertemakan "TMMD Pengabdian Untuk Negeri" dititikberatkan pada lima hal, yakni pertama, pembangunan jembatan yang menghubungkan Jalan Ulun Carik dan Jalan Bakung, Banjar Kertajiwa sepanjang 3 meter dan lebar 2 meter. 
 
Kedua, rabat jalan Ulun Carik sampai depan Pura Ulun Carik Banjar Kertajiwa sepanjang 150 meter dan lebar 1,2  meter dengan volume 180 meter persegi. Juga rabat galian Subak sampai Empelan Subak Embung Banjar Kertajiwa sepanjang 350 meter dan lebar 1,2  meter dengan volume 420 meter persegi, sehingga total rabat panjang 500 meter dan lebar 2,4 meter dengan volume 600 meter persegi.
 
Ketiga, penyenderan aliran air Subak sampai Empelan Subak Banjar Kertajiwa sepanjang 700 meter, lebar atas 0,40 meter dan lebar bawah 0,60 meter, tinggi 2 meter dengan volume 563 meter persegi, juga bedah 2 unit rumah milik Wayan Riki dan Wayan Wardana. Keempat, kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi keagamaan, bela negara, wawasan kebangsaan, terorisme dan paham radikalisme, lingkungan hidup dan kehutanan serta pertanian.
 
Kelima, personel yang dilibatkan meliputi, 1 SSK tenaga tetap lapangan gabungan TNI-Polri dan Pemkot Denpasar (150 orang), tenaga pendukung kegiatan fisik dari Desa Kesiman Kertalangu (50 orang/hari), dan tenaga pendukung tidak tetap dari Pemda, Ormas, dan komponen masyarakat.
 
Mekanisme kegiatan secara bertahap dan berlanjut dengan didahului pelaksanaan Pra TMMD (4 Agustus-9 September 2020) dengan anggaran Rp483,5 juta. Dukungan pengadaan material bersumber dari APBD Kota Denpasar dan anggaran desa sebesar Rp1,2 miliar lebih.
 
Acara pembukaan TMMD diselingi dengan penandatanganan dan penyerahan naskah berita acara pengerjaan dari Walikota Denpasar kepada Dandim 1611/Badung. Juga penyerahan tolkit TMMD dari Walikota Denpasar kepada perwakilan satgas dan masyarakat. 
 
Secara terpisah, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP, menjelaskan, TMMD adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan departemen, lembaga pemerintah non departemen dan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.
 
“Program TMMD ke-109 TA 2020 Kodam IX/Udayana secara serentak dibuka hari ini (22/9) di tiga wilayah berbeda. Yaitu, di wilayah Korem 161/Wira Sakti Provinsi NTT dilaksanakan di Kodim 1605/Belu dan Kodim 1629/Sumba Barat Daya (SBD), di wilayah Korem 162/Wira Bhakti Provinsi NTB dilaksanakan di Kodim 1607/Sumbawa, serta di wilayah Korem 163/Wira Satya Provinsi Bali dilaksanakan di Kodim 1611/Badung,” ujar Kapendam.