Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar 90,67 Persen | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 20 Oktober 2021
Diposting : 4 March 2021 08:54
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Dewa Gede Rai
balitribune.co.id | Denpasar - Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar walau perlahan namun terus mengalami peningkatan. Pada Rabu (3/3) bertambah lagi 95 orang. Sedangkan kasus positif bertambah 77 orang dan 1 pasien meninggal dunia. Dari penambahan tersebut, maka prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 90,67 persen. 
 
Dengan demikian, komulatif kasus positif tercatat 10.903 kasus,  angka kesembuhan pasien 9.886 orang  (90,67 persen), meninggal dunia 203 orang (1,86 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan  814 orang (7,47 persen).
 
“Perkembangan kasus harian, prosentase kesembuhan terus meningkat, pada hari ini kasus sembuh bertambah 95 orang, kasus positif bertambah 77 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia. Masih terjadinya tren penularan saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (3/3).
 
Terkait kasus meninggal dunia, pasien  diketahui seorang laki-laki usia 69 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Harum. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 1 Maret 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 3 Maret 2021. 
 
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban. 
 
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya. 
 
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
 
Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas,  dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.
“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya. 
 
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 
 
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. 
 
"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai.