Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PUN di Jembrana Berubah Sesuai Keinginan Pedagang

Bali Tribune / Dua Gedung PUN seluas 17.652 m2 yaitu Gedung A dan Gedung B dengan masing-masing dua lantai dibangun diatas lahan 24.146 m2.

balitribune.co.id | NegaraPembangunan revitalisasi gedung baru Pasar Umum Negara (PUN) di Kabupaten Jembrana masih tersisa dua bulan lagi. Namun kembali muncul usulan dari warga  sehingga harus dilakukan penyesuaian kembali.

Proyek revitalisasi gedung baru Pasar Umum Negara (PUN) yang dimulai bulan September 2023 lalu hingga kini masih berjalan. Setelah diminta dilakukan adendum terhadap sejumlah bangunannya, muncul permintaan warga untuk dilakukan penyesuaian kembali.

Usulan tersebut muncul saat rapat dengan  Satker Pelaksana Prasarana Permukiman Provinsi Bali dengan Bendesa dan Lurah Pendem, Camat Jembrana serta para penyanding pasar umum Negara, perwakilan pedagang dan OPD terkait.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana, I Wayan Sudiarta menyatakan progres pembangunan PUN saat ini baru 71 persen.

Menurutnya pembangunannya ditarget kelar pada Rabu (17/7) mendatang. Ia pun mengakui saat ini kembali muncul usulan dari warga terkait pembangunan pasar terbesar di Jembrana ini, 

"Memang pedagang ada beberapa permintaan. Seperti penambahan akses pintu masuk dan pagar di Utara agar diperpendek,” ujarnya.

Ia mengakui usulan warga tersebut memang tidak seluruhnya bisa terakomodir, “Usulan-usulan itu  diakomodir meskipun tidak 100 persen, artinya sudah ada kesepakatan agar pagar di utara bisa diturunkan agar lebih rendah dari yang sekarang yang tingginya 2,5 meter menjadi 1,5  meter," jelasnya.

 Ia pun mengakui ada beberapa perubahan yang dilakukan saat tahap pembangunan. Seperti dari hasil kunjungan Bupati Jembrana agar pasar kesannya terbuka dan bisa melihat ke sungai yang sudah diakomodir

Begitupula dengan pemenuhan kelengkapan-kelangkapan aksesoris agar pasar menjadi aman. "Ada penambahan loster dan kanopi untuk keamanan dan kenyamanan pedagang juga sudah diakomodir," ujarnya. Sedangkan terhadap badan jalan di sebelah utara dan timur yang merupakan luar PUN menurutnya tidak bisa dilakukan pelebaran lantaran jalan tersebut merupakan jalan lingkungan. Namun dikatakannya akan tetap dilakukan pemantapan jalan yang merupakan tanggung jawab Kabupaten Jembrana.

Areal di dalam pasar dikatakannya menjadi tanggung jawab dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali. Ia pun mengaku tidak ada kendala karena kesepakatan  dari warga dan persetujuan pemerintah daerah yang nantinya berdasarkan berita acara rapat sudah disepakati. Pihaknya berharap tidak ada lagi terjadi perubahan-perubahan yang mendasar dalam tahap pembangunan.

"Kami berharap semuanya berjalan lancar sehingga pedagang bisa segera menggunakan PUN," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan progres pembangunan Pasar Umum Negara sudah selesai separuhnya. Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan pihaknya telah meninjau langsung pengerjaaan pembangunan Pasar Umum Negara tersebut pada Jumat (26/4) lalu. Menurutnya pemantauan pengerjaan proyek untuk memastikan pembangunan pasar yang tengah berlangsung dilaksanakan sesuai dengan perencanaan.

Ia mengingatkan mulai dari spesifikasi dan target pembangunan harus sesuai dengan desain dan ketentuan.

Setelah dilakukan pemantauan menurutnya akan ada sejumlah perubahan, "ternyata ada yang kita addendum, beberapa titik yang harus ada penyesuaian," ujarnya.

Koreksi yang menjadi addendum pembangunan pasar ini, diantaranya terhadap beberapa ruang yang dinilai tidak perlu dibuat. Ia menyebut salah satu ruangan yang akan digunakan untuk gudang dihapus agar bisa dimanfaatkan oleh pedagang dan pengunjung. Menurutnya dengan dihapusnya satu bangunan gudang areal pasar bisa jadi lebih terbuka.

Pembangunan pasar terbesar di Jembrana ini ditargetkan rampung tepat waktu yakni pada Juli mendatang dan direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, “peninjauan untuk saling mengoreksi, agar pada saat peresmian berjalan dengan baik," ungkapnya. Pasar yang dibangun dengan anggaran pemerintah pusat ini, diproyeksikan menjadi pusat niaga dan ikon wisata Jembrana. Sebagai titik nol kabupaten Jembrana, pasar ini menurutnya akan menjadi pasar terbaik, tidak hanya di Bali tapi juga di Indonesia.

Sebagai pusat niaga dan destinasi wisata, dikatakannya pasar ini nantinya akan terhubung dengan Sentra Tenun, Rumah Cokelat, Sirkuit All In One Jembrana dan destinasi wisata lain yang ada di Jembrana seperti Kampung Loloan dan Puri Agung Negara.

Semua kalangan masyarakat termasuk pelajar bisa nyaman datang ke pasar. Bahkan pasar menjadi ruang berkumpul diskusi dan bersuka cita. "Karena pasar ini nantinya tidak hanya sebagai pusat niaga tetapi juga ikonik pariwisata. Nantinya menjadi objek kunjungan wisata," ujarnya.

wartawan
PAM
Category

Luh De Mediastuti Hijrah ke PDI Perjuangan, Sebut untuk Lanjutkan Pengabdian

balitribune.co.id | Mangupura - Ni Luh Gede Mediastuti, politisi asal Banjar Segara, Kuta, resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diambil sebagai langkah melanjutkan pengabdian yang sejalan dengan idealisme dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Tetap Berharap Bisa Buang Sampah ke Bangli, Bupati: Wajar Minta Kompensasi

balitribune.co.id | Mangupura - Rencana Kabupaten Badung dan Kota Denpasar membuang sampahnya ke Bangli masih terus digodok bersama Pemprov Bali.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bahkan memberi signal kalau Pemkab Badung siap memberikan kompensasi ke Pemerintah Kabupaten Bangli asal sudah ada kesepakatan bersama baik antara gubernur Bali, Walikota Denpasar dan Badung sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Pelanggaran Serius Hotel The Edge dan Mulia

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali membuka kembali tabir persoalan tata ruang dan perizinan hotel-hotel besar di Bali.  Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Bapemperda Lantai II, Gedung DPRD Bali, Selasa (6/1), dua hotel mewah di kawasan Badung, Hotel The Edge di Pecatu dan Hotel Mulia di Nusa Dua, menjadi sorotan tajam.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Akasia, Puluhan Warga Berpakaian Adat Kawal Pemeriksaan Gung Kris di Polresta

balitribune.co.id | Denpasar - Polresta Denpasar didatangi puluhan warga pendukung Gung Kris pada Selasa (6/1), pukul 09.30 Wita untuk memberikan dukungan moral berkaitan dengan proses pemeriksaan kasus perselisihan malam tahun baru di Jalan Akasia yang berujung pada aksi penganiayaan dan penombakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pujawali Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Hingga 10 Januari Umat Tidak Diperkenakan Melaksanakan Upacara Atiwa-tiwa

balitribune.co.id | Mangupura - Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Kerobokan, Kabupaten Badung, pada hari ini melaksanakan upacara Ngajum Ida Bhatara sebagai rangkaian awal menjelang Pujawali yang akan digelar pada Rabu (7/1/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Salurkan Kendaraan Pengangkut Sampah, BRI Dukung Pengelolaan Lingkungan di Kabupaten Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk  Region 17/ Denpasar melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan berupa dua unit kendaraan pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar, beberapa waktu lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.