Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Purnama Kedasa Diharapkan Wujudkan Sanur Bebas Covid-19, Bangkitkan Sosial Budaya dan Perekonomian

Bali Tribune / Ida Bagus Gede Sidharta Putra

balitribune.co.id | Denpasar – Masyarakat Desa Sanur, Kota Denpasar yang sebagian besar mata pencahariannya di industri pariwisata berharap pemerintah pusat benar-benar akan membuka pintu pariwisata internasional pada Juni atau Juli 2021 mendatang. Pasalnya, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut dibukanya kembali pariwisata Bali bagi kunjungan wisatawan asing.

Salah satunya adalah program vaksinasi bagi warga Sanur yang menjadikan kawasan ini sebagai zona bebas Covid-19, pemberlakuan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan di wilayah ini. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), Ida Bagus Gede Sidharta Putra saat Pioadalan di Pura Indra Giri bertempat di YPS pada Purnama Kedasa, Minggu (28/3).

Seperti diketahui, pemerintah menjadikan Sanur sebagai zona hijau atau aman dari Covid-19. Sehingga Sanur yang menjadi salah satu destinasi internasional akan menjadi kawasan yang aman dari Covid-19. Pria yang akrab disapa Gusde mengatakan, di Sanur sekarang ini terdapat 20 ribuan orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19. Dalam sehari terdapat 1.000 hingga 4 ribuan orang warga Sanur yang divaksin. Ia menegaskan bahwa jadwal untuk vaksinasi di desa ini telah diatur supaya tidak terjadi kerumunan. Sehingga 2 minggu ke depan, seluruh warga Sanur yang berada di zona bebas Covid-19 ini telah disuntik vaksin. 

Berdasarkan data, penduduk Sanur sekitar 30 ribuan orang, tetapi yang potensial untuk divaksin Covid-19 sekitar 25 ribuan orang termasuk masyarakatnya dan juga pekerja di pariwisata. "Walaupun KTP luar, tapi bekerja di Sanur tetap bisa diterima vaksin, meskipun bule tapi punya KITAS di Sanur bisa divaksin. Siapapun yang tinggal di Sanur akan divaksin setelah itu baru kemudian vaksinasi di desa penyangga seperti Renon, Kesiman, Serangan. Tapi pada intinya seluruh Bali akan green zone begitu penduduknya telah divaksin," kata Gusde yang juga Ketua PHRI Denpasar.

Ia menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memprioritaskan Bali agar segera menjadi zona hijau atau bebas dari Covid-19 melalui program vaksinasi. Pihaknya sebagai pelaku pariwisata di Bali sangat berharap pemerintah akan benar-benar membuka pariwisata Bali untuk kunjungan internasional pada Juni atau Juli 2021 dan tidak diundur lagi. 

"Karena sudah satu tahun tidak menjalani kehidupan normal (imbas pandemi) dan tidak mendapatkan pemasukan, begitupun para pekerja melakukan pekerjaannya tidak normal karena jam kerja dipotong. Dengan dibukanya pintu pariwisata internasional,  kehidupan sosial budaya dapat berjalan kembali bukan hanya untuk perekonomian saja," harapnya.

Menurutnya, pariwisata Bali untuk kunjungan turis asing harus dibuka, jangan ditunda-tunda karena pengusaha sudah setahun tidak mendapatkan penghasilan. "Jika ini tidak segera dilakukan, takutnya ada bom kedua yaitu pengusaha Bali yang mulai melepas aset-asetnya. Tentu kondisi ini akan melemahkan posisi pengusaha Bali. Sehingga protokol kesehatan dan CHSE harus terus didisiplinkan. Jalur ini yang harus kita ikuti dulu sesuai koridor," tandasnya.

Lebih lanjut Gusde mengatakan, momen Piodalan di Pura Indra Giri Sanur ini diharapkan dapat membersihkan bumi, kawasan Sanur khususnya dari pandemi. Usai Sasih Kedasa diharapkan pandemi dan hal-hal yang mengganggu kehidupan masyarakat dapat dibersihkan melalui Niskala. Piodalan di Pura Indra Giri YPS Sanur menjadi harapan agar pandemi "kedas" atau bersih. Sehingga masyarakat tidak dilanda wabah yang mengganggu kehidupan, dengan demikian segala aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar.

Pura Indra Giri ini telah selesai dipugar, keberadaanya bagi masyarakat Sanur sangat penting dan memiliki makna spiritual yang sangat dalam. "YPS adalah pemersatu masyarakat Sanur secara Sekala atau di dunia nyata. Pura ini kami pugar menjelang akhir kepengurusan sebagai Pengurus YPS periode 2010-2015. Karena berbagai tugas, saya diperpanjang menjadi pengurus YPS hingga sekarang. Usai pemugaran fisik, kami telah melakukan Upakara Ngeruak, Melaspas Mendem Pedagingan dan pada Purnama Kedasa ini Piodalan dihadiri Penglingsir masyarakat Sanur," beber Gusde. 

Keberadaan Pura ini diharapkan tetap menyatukan masyarakat Sanur, apalagi ditengah pandemi ini setelah Sasih Kedasa semuanya "kedas". Sehingga upaya untuk menjadikan Sanur Green Zone Covid-19 atau wilayah yang bebas dari Covid-19 dapat terwujud. "Mari kita berupaya dengan baik agar upaya untuk menangani pandemi ini dapat berjalan sesuai harapan. Pada Purnama Kedasa ini Piodalan juga berlangsung di Pura yang ada di unit-unit usaha YPS," imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.