Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Putu Leong Ditangkap KPK, Demokrat Bali Kaget

Putu "Leong" Sudiartana (kanan) - son

Denpasar, Bali Tribune

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anggota Komisi III Bidang Hukum DPR RI, Putu Sudiartana, di Jakarta, Rabu (29/06/2016) pagi. Politisi Partai Demokrat asal Bali itu ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) bersama dengan dua orang stafnya Novianti dan Ipin serta seorang pengusaha bernama Mukhlis yang kabarnya adalah suami Novianti.

Kabar penangkapan Sudiartana oleh KPK ini, cukup mengejutkan elit dan kader Partai Demokrat di Bali. “Terus terang saya kaget, karena mendengar kabar ini dari kawan-kawan wartawan,” tutur Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Terkait sikap partainya terkait penangkapan ini, Mudarta belum mau mengungkapkan.

“Ini kan masih ditangani KPK, jadi kami belum bisa berkomentar. Kami menunggu pernyataan resmi KPK tentang status Pak Sudiartana,” tegas politisi asal Jembrana itu. Terakhir Mudarta bertemu Sudiartana, saat pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Bali tanggal 15-16 Mei lalu. Selanjutnya, keduanya lebih banyak berkomunikasi melalui saluran telepon.

Hal tak jauh berbeda juga dilontarkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karangasem, Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senopati. Gus Wawan mengaku, terakhir bertemu dengan Putu Sudiartana sekitar pekan lalu. “Kita hanya kopi bersama saja waktu itu,” ucapnya. Gus Wawan juga mengaku kaget dengan kabar penangkapan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat.

Karena belum mengetahui secara persis kasus ini, serta belum ada penetapan status Sudiartana oleh KPK, Gus Wawan memilih enggan berkomentar banyak. “Kita hormati proses yang ada di KPK. Jadi untuk sementara kami belum bisa berkomentar,” kata Gus Wawan, yang juga sahabat Sudiartana.

Hal tak jauh berbeda juga dilontarkan Nengah Tamba, politisi Partai Demokrat asal Jembrana yang juga teman seperjuangan Sudiartana. “Terus terang saya kaget mendengar kabar ini. Tetapi kami belum bisa berkomentar banyak, karena kan masih diproses di KPK,” tandas Tamba, yang juga Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali I Wayan Adnyana, juga mengaku kaget bukan kepalang mendegar kabar penangkapan Sudiartana ini. Ia mengaku baru mengetahui hal tersebut melalui pemberitaan di media online, sehingga belum tahu detilnya seperti apa.

“Saya juga baru tahu dari media. Ya saya kaget, kaget sekali. Saya tidak menyangka,” kata Adnyana, yang mengaku dirinya cukup dekat dengan Sudiartana. Bahkan ia mengaku Sudiartana sempat mengunjungi kediamannya di Padang Sambian, dua minggu yang lalu. “Saya cukup dekat dengan dia. Terakhir bertemu saya dua Minggu yang lalu. Kan sempat dia datang ke rumah saya dua minggu lalu, saat dia pulang ke Bali,” jelas politisi asal Tabanan itu.

Dalam pertemuan tersebut, Adnyana mengajak Sudiartana untuk turun ke masyarakat di Kembang Mertha, Bedugul, Tabanan. “Maunya pada saat itu saya mau ajak ke Kembang Mertha di Bedugul. Karena kan ada upacara besar katanya di sana. Tapi nggak jadi turun, karena pas saya telepon kader di sana, ternyata gak ada acara. Jadi ya gak jadi. Itu pertemuan terakhir saya dengan dia,” kata Adnyana.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali ini berharap, agar kasus yang menimpa Sudiartana ini tidak serius. “Ya karena belum tahu statusnya, ya saya hanya berharap ini tidak serius,” pungkas Adnyana.son

wartawan
habit

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.