Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PVMBG: Potensi Letusan Masih Tinggi

Erupsi Gunung Agung yang terjadi Selasa kemarin.

BALI TRIBUNE - Hingga saat ini aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi dan belum stabil serta terus berkembang dimana saat ini aktivitas gunung berketinggian 3142 MDPL tersebut masih diikuti terjadinya erupsi. Kasubid Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, kepada wartawan di Pos Pengamatan Gunung Agung, Selasa (3/7) menyebutkan, dalam 12 jam sepanjang pagi hingga siang kemarin, Seismogram di Pos Pantau merekam sebanyak tiga kali gempa letusan, 13 kali gempa embusan, dua kali gempa vulkanik, tiga kali gempa low frekuensi.  Dari gempa-gempa yang terjadi tersebut, kata Devy, satu hal yang menarik yakni munculnya gempa vulkanik sebanyak dua kali, kendati magnitudonya relatif masih kecil yakni hanya 2.1 mm, namun hal ini mengindikasikan masih adanya pergerakan magma dari kedalaman mendorong ke permukaan. “Nah, erupsi yang terjadi pada pukul 09.28 Wita tadi pagi diawali terjadinya gempa tektonik berkekuatan 5,0 sekala richter yang ada di Selatan Pulau Bali,” sebutnya dan menambahkan gempa tektonik ini tidak merefleksikan secara langsung kondisi magma di dalam tubuh Gunug Agung. Tetapi gempa tektonik ini bisa dikatakan dari luar bisa mengganggu kestabilan dari Gunung Agung itu sendiri. “Nah erupsi yang terjadi selang lima menit setelah terjadinya gempa tektonik itu memang karena di dalam kantung magma Gunung Agung sudah terisi oleh magma yang berusaha keluar. Jadi ketika digoncang wajar jika mengalami erupsi,” ulasnya. Erupsi yang terjadi kemarin menurutnya memiliki ketinggian yang relatif masih sama dengan erupsi sebelumnya yakni sekitar 2.000 meter di atas permukaan kawah dan mengarah ke arah barat. Lantas untuk Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) apakah ada perubahan setelah letusan Trmbolian dan letusan yang baru terjadi itu? Ditegaskan Devy, patokan untuk menetapkan atau mengeluarkan VONA adalah ketinggian kolom abu vulkanik sebelum kolom  itu sendiri pecah diudara. “Kalau sudah pecah dia bisa lebih tinggi lagi! Nah kami patokannya itu, jadi karena ketinggiannya masih di bawah 6.000 meter di atas permukaan laut, maka VONA yang kita kirimkan tetap orange,” tandasnya.  Namun demikian kata dia, walaupun Vona yng dikirimkan adalah orange namun tidak serta merta dapat menentukan status penerbangan. Sebab apapun kode warna VONA yang dikeluarkan oleh PVMBG, akan selalu dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh BMKG dan Kementerian Perhubungan untuk keselamatan penerbangan.  Apakah zona bahaya pascaletusan trombolian itu akan ada perluasaan? Hingga saat ini ditegaskannya PVMBG masih menyimpulkan status Gunung Agung di level Siaga atau level III, dengan rekomendasi zona merah atau zona bahaya di radius 4 kilometer dari kawah. “Tapi kita masih terus melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan-perkembangan data selanjutnya. Kalau terlihat dari trend seismik itu memang belum mengindikasikan adanya perubahan yang signifikan, meskipun terekam ada dua kali gempa vulkanik,” tegasnya. Dari sisi deformasi atau pengembungan tubuh gunung, juga tidak ada perubahan signifikan dan menurut aanalisisnya malah cenderung mengalami deflasi atau pengempisan karena ada yang telah dikeluarkan. “Tapi tubuh gunung yang mengempis ini bukan berarti sudah selesai, karena dia masih dalam kondisi berkembang. Nah kalau ada suplai magma baru, maka Gunung Agung akan bisa kembali mengalami inflasi dan terjadi erupsi,” ucapnya. Pun demikian dengan kondisi gas yang keluar dari Gunung Agung, pihaknya mengakui jika tim dari PVMBG saat ini tengah turun untuk melakukan pengukuran. Hanya saja pengukuran gas itu sendiri memakan waktu relatif cukup lama. “Tim sedang di lapangan untuk melakukan pengukuran guna mengetahui kadar gas magmatik yang keluar dari kawah,” lugasnya.  Melihat perkembangan aktivitas vuklanik Gunung Agung yang belum stabil pihaknya menyebutkan jika potensi terjadinya letusan strombolian, karena itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas dizona bahaya radius 4 kilometer karena perkiraan itu merupapakan perkiraann lontaran material lava pijar yang sangat berbahaya. Kemudian soal kemungkinan adanya hembusan awan panas, Devy menegaskan jika itu masih sangat jauh dan kemungkinannya masih kecil jika melihat perkembangan Gunung Agung sampai saat ini.

wartawan
Redaksi
Category

Bupati Badung Apresiasi Aksi Bersih Sampah Kiriman di Pantai Muaya Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir kembali digalakkan di Kabupaten Badung. Prajuru Desa Adat Jimbaran bersama krama banjar dan pelaku usaha menggelar aksi bersih-bersih sampah kiriman di sepanjang Pantai Muaya, Jimbaran pada Rabu (21/1) sekitar pukul 07.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Gerak Cepat Pemkot Denpasar Tangani Dampak Puting Beliung, Data Warga dan Siapkan Bansos

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar merespon cepat kejadian bencana angin puting beliung yang terjadi pada Rabu (21/1) dini hari, yang menyebabkan puluhan bangunan permanen dan semi permanen mengalami kerusakan ringan hingga sedang di beberapa wilayah di Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerak Cepat Pemkab Tabanan Terhadap Dampak Bencana Cuaca Ekstrem di Kecamatan Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Merespons aduan masyarakat serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Tabanan (Pemkab Tabanan) gerak cepat tangani dampak bencana akibat cuaca ekstrem di Desa Kukuh dan Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu, (21/1).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Meningkatnya angka kejadian dan percobaan bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor sebagai respons atas berbagai peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.