Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raih 570 Suara, Emiliana Sri Wahjuni Rebut Satu Kursi DPRD Denpasar

Bali Tribune/ Emiliana Sri Wahyuni caleg PSI Dapil Denpasar Selatan.

balitribune.co.id | DenpasarPartai Solidaritas Indonesia (PSI) benar-benar menunjukkan tajinya pada kontestasi pemilihan umum anggota legislatif di Denpasar. Sebagai partai pendatang baru, partai besutan Grace Natalie ini berhasil merebut  2 kursi DPRD Denpasar 2019-2024.

Berdasarkan hasil perhitungan suara, dua kursi DPRD Denpasar yang direngkuh PSI dalam partisipasi pertamanya di Pileg 2019 ini, dipersembahkan Agus Wirajaya (dari Dapil Denpasar Utara) dan satu kursi lagi berhasil direbut ‘srikandi’ Emiliana Sri Wahyuni (Dapil Denpasar Selatan).  PSI pun menjadi satu-satunya parpol pendatang baru yang berhasil mencuri kursi DPRD Denpasar hasil Pileg 2019.

Emiliana Sri Wahyuni menjadi Srikandi kedua DPRD Kota Denpasar setelah incumbent dari Partai Golkar Metta Dewinta Wandy yang dinyatakan lolos kedua kalinya. Emiliana dinyatakan lolos hanya dengan 570 suara. Perempuan 53 tahun ini lolos setelah partainya memperoleh sekitar 4.200 suara di Denpasar Selatan. Dengan modal tersebut Emiliana berhasil mengunci satu kursi dari jatah 12 kursi yang ada di Dapil Denpasar Selatan.

Ditemui di Denpasar, Emiliana mengaku meski perolehan suara tergolong sangat kecil namun bisa meloloskannya ke kursi DPRD. Emiliana mengaku, ini merupakan mukjizat Tuhan.  "Saya memang bertekad untuk maju ke politik. Karena ingin memperjuangkan kaum perempuan, tapi dengan suara segitu saya gak nyangka juga bisa lolos," ungkapnya.

Emiliana mengaku baru terjun ke partai politik sejak bulan Juni 2018. Berpolitik sampai sejauh ini karena keinginannya yang tinggi untuk memperjuangkan kaum perempuan. Dengan mengikuti PSI ia meyakini cita-citanya untuk memperjuangkan kaum perempuan bisa terealisasi. "Saya hanya berpikir mencalonkan diri untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama komunitas di lingkungan kami,” ujarnya.

Kata Emiliana, perjuangannya tersebut berkat dari kerja keras tim, restu dari Tuhan. Emiliana mengaku, pihaknya hanya mengandalkan kekuatan komunitas yang ada di lingkungan Desa Sidakarya dan yang bukan pendukung militan salah satu partai.

Pihaknya bersama timnya hanya mengandalkan keramahan dan pendekatan agar bisa meyakinkan bahwa PSI mampu mengubah sistem perpolitikan yang selama ini hanya dipandang dengan sembako dan bansos. PSI kata Eliana, mampu membuktikan berpolitik tidak harus memiliki uang banyak. Ia mengaku di PSI hanya bermodal Rp 1,2 juta untuk mendapatkan satu kursi di Denpasar Selatan.

"Sekarang kita memang tujuannya mengubah pola pikir masyarakat yang mengatakan calon DPR itu harus bawa sembako. Buktinya kita tidak, kalau kita baik sama masyarakat kita pasti dipercaya. Saya hanya bermodalkan flayer, sosialisasi, dan doa, hasilnya nyata. Karena kita ingin memperlihatkan kepada masyarakat inilah politik yang sebenarnya berdasarkan kepercayaan bukan uang," imbuhnya.

Ke depannya, jika sudah berada di kursi DPRD Kota Denpasar, Emiliana mengaku akan menepati visi misinya semasa kampanye yakni memperjuangkan perempuan. "Jika hasilnya memang menyatakan saya yang terpilih yang pastinya saya akan memperjuangkan kaum perempuan. Dimana selama ini dipandang rendah, agar bisa membuktikan kalau kita bisa berdiri sendiri. Jadi, karena kita perempuan diberi mandat jadi kita yang harus memegang undang-undang perempuan di Denpasar," tandas ibu dua anak ini. yan

wartawan
Wayan Sudarsana
Category

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.