Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raih Emas di PON XX Papua, Krisna dan Pelatih Terima Bonus

Bali Tribune / BONUS - Bonus untuk atlet karate asal Jembrana I Kadek Krisna Dwi Antara yang berhasil meraih medali emas di PON XX Papua langsung direalisasikan setiba di Jembrana Selasa (19/10).

balitribune.co.id | NegaraSetelah berhasil meraih medali emas pada PON XX Papua, atlet karate asal Jembrana I Kadek Krisna Dwi Antara telah kembali ke kampong halamannya. Prestasi yang diraih Anggota TNI AD ini mendapat apresiasi dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jembrana. Bahkan bonus langsung direalisasikan saat Krisna tiba di bumi makepung.

Sebelumnya kabar membanggakan datang dari atlet cabor (cabang olahraga) Karate kontingan Provinsi Bali. Atlet asal Kabupaten Jembrana, I Kadek Krisna Dwi Antara (24) yang berhasil meraih   ini mewakili Provinsi Bali di PON XX Papua. Atlet asal Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara ini berhasil mengalahkan Karate-Ka Sumatra Barat, Millio Oner pada pertandingan yang digelar di Gedung Serba Guna Politeknik Penerbangan, Kota Jayapura, Rabu (13/10).

Kabar tambahan pundi emas bagi kontingen PON Provinsi Bali tersebut menyebar di tanah kelahirannya. Bahkan disambut antusias oleh masyarakat Jembrana. Kabar  tersebut secara langsung disampaikan oleh I Putu Deddy Mahardika sebagai Pelatih Kepala Tim Karate Bali di PON XX Papua melalui media Whatsapp. Putu Deddy Mahardika mengatakan emas yang diraih diraih oleh prajurit TNI AD ini pada cabor Karate nomor Kumite -60 kg melawan karateka asal Sumatra Barat.

Raihan emas tersebut diraih setelah berhasil memenangkan partai final dengan skor 4-1. Raihan prestasi ini tidak diraih secara intans. Pria yang lebih akrab dipanggil Sensei Dedy mengatakan sebelumnya pelatihan dilaksanakan selama 2 tahun, namun pelatihan yang lebih intensif menjelang PON XX Papua. Krisna panggilan akrab atlet berprestasi ini sebelumnya telah menjalani pelatihan intensif yang dilaksanakan selama empat bulan sebelum keberangkatan ke Papua.

"Jelang PON XX Papua dilakukan sentralisasi karate selama 4 bulan, 2 bulan mandiri oleh tim karate dan 2 bulan biaya difasilitasi oleh KONI Bali," ujarnya. Prestasi yang diraih oleh Krisna ini juga menjadi kebanggaan bagi Jembrana. Prestasi yang diraih oleh putra dari I Ketut Suarsa tersebut juga mendapat banyak apresiasi. Termasuk Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang saat itu langsung video call. dengan I Kadek Krisna Dwi Antara dan memastikan akan memberikan penghargaan.

Setiba di Jembrana, bonus untuk Krisna langsung direalisasikan. Bonus juga diberikan kepada pelatih I Putu Deddy Mahardika. Bonus masing-masing sebesar Rp20 juta juga diserahkan di halaman kantor Bupati Jembrana Selasa(19/10). Bupati Tamba menyebut prestasi sangat luar biasa tersebut sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Bali, terutama di Kabupaten Jembrana. Terlebih prestasi di ajang bergensi tersebut berhasil diraih ditengah situasi pandemi Covid-19.

"Sekali lagi, Saya atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Jembrana mengucapkan selamat kepada atlet asal Jembrana, Kadek Krisna Dwi Antara yang telah ikut mengharumkan nama Bali di tingkat nasional," ujarnya Pihaknya berharap prestasi yang diraih Krisna ini bisa menjadi inspirasi. "Semoga hal ini menjadi pemicu bagi atlet-atlet lain yang saat ini sedang berlaga di PON XX bisa memperoleh hasil yang maksimal pula demi membawa nama baik Provinsi Bali ," jelasnya. 

wartawan
PAM
Category

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Workshop Sampah, Wawali Arya Wibawa Ajak Tokoh Lintas Agama Masifkan Sosialisasi Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah" di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Minggu (8/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Energi Tanpa Batas, Nenek 83 Tahun Bawa Grup Angklung DKI Jakarta Juara PASH 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Seorang nenek berusia 83 tahun bersama kelompoknya berkompetisi dengan 1.700 peserta lain mengikuti Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH). Ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi sarana kolaborasi mengekspresikan musik angklung secara modern, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.