Ramia: Saat Ini, Kondisi Hotel Bali Megap-megap | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 25 November 2020
Diposting : 28 May 2020 23:44
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Bali Tribune/ Ramia Adnyana, SE, MM, CHA
Balitribune.co.id | Mangupura - Setelah beberapa bulan tak bisa beroperasi pasca terdampak pandemi Covid-19, saat ini kondisi hampir seluruh hotel di Bali sedang megap-megap. Ditambah nilai pengeluaran hotel yang masih cukup tinggi, yakni sekitar 45 persen dari kondisi normal.
 
“Pengeluaran sebesar itu untuk listrik, air, dan maintenance lainnya, termasuk gaji sejumlah karyawan yang dirumahkan,” ujar General Manager H Sovereign Ramia Adnyana, SE, MM, CHA, yang juga menjabat Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), di Kuta, Kamis (28/5/2020).
 
Bila kondisi ini berlangsung lama katanya, maka pihak manajemen hotel tentu tak kuat lagi membiayai operasional tersebut. Menurutnya, kondisi ini mulai dirasakan sejak tiga bulan lalu.
 
“Kemampuan dan kekuatan kami hanya sampai Juni 2020. Jika belum diizinkan untuk bisa beroperasi kembali dalam waktu dekat ini, maka kami sudah tak mampu lagi untuk bertahan,” kata Ramia, seraya berharap mendapat dana talangan dari pemerintah.
 
Untuk itu, pemerintah diharapkan segera membuat kebijakan agar hotel bisa bergerak secepatnya, sesuai rencana "new normal". 
 
"Bali sebenarnya sudah siap dengan kebijakan "new normal" tersebut. Termasuk mengikuti penambahan standar Covid-19 sesuai ketentuan WHO, sambil menunggu time line,” katanya.
 
Pada sisi lain, potensi wisatawan domestik sangat besar, begitu pula dengan turis mancanegara yang sangat menginginkan untuk bisa berwisata ke Bali.