Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Percepat Proyek Pembangunan PSEL di TPA Suwung, Diharap Jadi Solusi Masalah Sampah

Bali Tribune/ SAMPAH - Wabup Suiasa menghadiri rapat dalam rangka mempercepat proyek pembangunan PSEL di TPA Suwung di Gedung Jaya Shaba rumah dinas Gubernur Bali, Selasa (11/2/2020).
balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan I Wayan Puja menghadiri rapat mempercepat proyek pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Regional Sarbagita Suwung dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) solicited di Gedung Jaya Shaba, rumah dinas Gubernur Bali, Selasa (11/2/2020).
 
Rapat yang dipimpin oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra tersebut turut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Wabup Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Mayun dan Wabup Kabupaten Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
 
Wabup Suiasa pada kesempatan tersebut mengatakan, persoalan sampah telah menjadi masalah bagi seluruh daerah yang ada Indonesia. Sebab, produksi sampah setiap harinya terus bertambah, hampir seluruh daerah menghadapi persoalan yang sama mengenai keberadaan sampah. 
 
Pada rapat kordinasi penanganan sampah kabupaten/kota yang tergabung dalam Sarbagita ini pemanfaatan sampah yang diolah menjadi energi baru dan terbarukan dinilai bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan sampah yang ada saat ini. Selain menyelesaikan sampah, energi yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan dan bermanfaat.
 
Dengan perkembangan daerah, maka sudah tentu produksi sampah setiap harinya terus bertambah. Sementara tempat untuk pembuangan sampah menjadi kendala yang dihadapi setiap daerah. 
 
Menyikapi persoalan tersebut mengolah sampah menjadi energi baru terbarukan berupa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dinilai merupakan solusi yang tepat saat ini, sebab sampah bisa diolah dan menghasilkan energi listrik.
 
Lebih lanjut dikatakan untuk merealisasikan rencana tersebut, maka akan dilakukan kajian lebih lanjut oleh masing-masing daerah, baik mengenai pola skema kerjasama KPBU, skema pembiayaan maupun skema kuota pembuangan sampah ke TPA Regional Sarbagita oleh masing-masing daerah yang tergabung di dalamnya.
 
"Bila proyek ini terealisasi dipastikan 1.000 ton sampah per hari akan diubah menjadi energi listrik. Yang tentunya ini secara signifikan akan mampu mengurangi permasalahan sampah yang dihadapi wilayah Sarbagita pada khususnya dan Bali pada umumnya," jelasnya.  
wartawan
I Made Darna
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.