Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RAPBD 2019 Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Pimpinan DPRD Badung, yakni Ketua Putu Parwata, Wakil Ketua Nyoman Karyana dan Made Sunarta saat menanggapi RAPBD Badung tahun 2018 usai rapat paripurna, Kamis (18/10).

BALI TRIBUNE - DPRD Badung, Kamis (18/10) menggelar Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata didampingi kedua wakilnya I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Hadir Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa serta sejumlah pimpinan OPD Badung. Pada rapat yang dihadiri oleh 35 anggota dewan Badung tersebut dibahas, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung tahun 2019 dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Badung nomor 29 Tahun 2013 tentang Lembaga Perkreditan Desa. Menurut Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata rancangan APBD 2018 telah disesuaikan dengan kebutuhan masyakarat Badung. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus dipertajam kembali demi menyempurnakan RAPBD tersebut. "Pemerintah melihat secara fakta apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," katanya usai berlangsungnya rapat.  Rancangan APBD tahun 2019 ini kata Parwata, akan dipertajam dalam pembahasan lebih lanjut. Sementara, terkait APBD Badung tahun 2019 yang dirancang Rp 10 triliun lebih dan pendapatan Rp 9,3 triliun lebih, Parwata mengaku, sangat megapresiasi sikap pemerintah. "Ini sangat luar biasa. Pendapatan dirancang hampir mendekati APBD. Sementara, belanja langsung kepada masyarakat dirancang 81,9 persen belanja tidak langsung 18 persen. Tentu in merupakan satu langkah maju. Meski begitu, tetap akan kami koreksi," pungkasnya. Dengan target pendapatan di tahun 2019 yang cukup tinggi, pihaknya mengimbau agar apa yang menjadi potensi pendapatan daerah harus dioptimalkan. "Menggali potensi-potensi yang kita miliki kemudian potensi yang ada diangkat agar bisa menjadi pendapatan. Karena pendapatan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Badung," pungkasnya. Sementara, terkait potensi-potensi pajak yang bisa digali tersebut, Politisi PDI Perjuangan asal Dalung ini mengaku, segera akan berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Pariwisata Badung. "Segera akan kami lakukan pembahasan bersama terkait ini. Secepatnya agar sudah clear," ujarnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

LSD Serang Sapi, Distan Buleleng Perketat Karantina

balitribune.co.id | Singaraja - Virus Lumpy Skin Disease (LSD) resmi terdeteksi di Kabupaten Buleleng. Dua ekor sapi di Kecamatan Gerokgak ditemukan terindikasi terjangkit penyakit kulit infeksius tersebut. Menanggapi temuan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bergerak cepat dengan menerapkan karantina wilayah di lokasi terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.