Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapid Test Cuma Screening, Test Covid-19 Akurat Hanya Swab PCR

Bali Tribune/ dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, MPH.
Balitribune.co.id | Negara - Konfirmasi positif pada pasien Covid-19, akurasi pemeriksaan dipastikan hanya ada pada RT PCR Swab. Sedangkan rapid test hanya sebagai screening awal. Bahkan ada kemungkinannya seseorang yang hasil rapid test positif belum tentu terpapar virus Covid-19. Bisa saja virus selain corona bisa terbaca reaktif saat rapid test.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, MPH mengatakan rapid test hanya sebagai test screening atau penjaringan. Menurutnya, sangat memungkinkan hasil rapid test pertama dengan hasil test kedua berbeda. Seperti hasil rapid test salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang sempat di karantina terpusat di Negara Hotel. Setelah rapid test di Bandara Ngurah Rai saat baru tiba di Bali dinyatakan non reaktif, PMI ini di karantina di Jembrana.
 
Namun berselang 10 hari yakni pada saat rapid test kedua Sabtu (4/3), hasilnya dinyatakan reaktif. “Yang pasti, jika test pertama negative, artinya belum tentu test kedua negative terus, bisa jadi positif” ujarnya. Menurutnya rapid test kedua dilakukan setelah 10 hari karena terbentuknya anti body mulai hari ke tujuh, “sehingga test rapid itu SOPnya dua kali. Dengan jarak 10 hari diyakini anti body sudah terbentuk. Kalau yang kedua negatif jelas tidak ada anti body yang terdeteksi berarti tidak ada antigen atau virus di tubuh,” ungkapnya.
 
Kendati diakuinya rapid test ada manfaatnya namun terkait akurasi untuk megkonfirmasi positif covid-19 hanya pada test PCR Swab. “Pemeriksaan lab satu-satunya yang mempunyai akurasi terkait covid-19 adalah RT PCR menggunakan sampel usapan oroparing atau nasoparing. Bisa juga  dahak, bukan pada rapid test,” jelasnya. Swab terhadap pasien covid-19 pun dikatakannya standarnya dua kali hasil negative. “Rapid test positif atau swab pertama positif, akan di test swab lagi, kalau negative dua kali swab baru dibisa dibilang sembuh” jelasnya.
 
 Pada kasus rapid test reaktif  salah seorang PMI yang kini telah menjalani isolasi di ruang isolasi RSU Negara, menurutnya saat rapid test pertama  ada kemungkinan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut  baru saja terpapar sehingga belum muncul anti bodynya. “Tujuh hari ke atas baru terbentuk anti body apabila terpapar. Cuma terpaparnya oleh virus apa, itu screening aja dulu. Karena belum tentu kalau positif dia terpapar virus corona, bisa virus jenis yang lain. Yang akurat itu swab dan pemeriksaan laboratorium PCR,” paparnya.
 
 Bahkan teranyar ada PDP yang dirujuk Sabtu (2/5) dari salah satu rumah sakit swasta di Jembrana ke RSU Negara lantaran hasil rapid testnya positif. Namun pasien yang diketahui bekerja sebagai guru di salah satu SD negeri di Kecamatan Negara ini juga berdasarkan diagnose medis yang menanganinya diketahui terpapar demam bedarah, “pasien dirapid test di rumah sakit pertama dan hasilnya positif sehingga di rujuk ke RSU Negara. Tapia da demam berdarah. Virus selain corona juga bisa reaktif sehingga harus swab,” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Lima Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang, Satu Ruko di Buleleng Rusak

balitribune.co.id I Singaraja - Angin kencang memicu sejumlah pohon tumbang di beberapa wilayah Kabupaten Buleleng, Minggu (30/8/2026). 

Sedikitnya lima kejadian pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi, mulai dari kawasan perkotaan Singaraja hingga wilayah Kecamatan Sukasada, Kubutambahan, dan Sawan.

Baca Selengkapnya icon click

Pendataan Perlinsos Capai 64,3 Persen, Buleleng Peringkat Kedua Nasional

balitribune.co.id I Singaraja - Kabupaten Buleleng mencatat progres tinggi dalam pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Berdasarkan pembaruan data per 30 Agustus 2026, sebanyak 173.355 kepala keluarga (KK) di Buleleng telah terdaftar atau mencapai 64,37 persen dari total 269.323 KK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Macet Makin Parah, Badung Siapkan JLS Rp2,9 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus mengurai kemacetan di kawasan pariwisata.

Pembangunan jaringan jalan baru menjadi salah satu prioritas, terutama di wilayah Badung Selatan dan Badung Utara yang mengalami peningkatan mobilitas kendaraan.

Baca Selengkapnya icon click

Uji Coba First Car Free Day di Kerobokan, Bupati Badung Komitmen Perluas Ruang Terbuka Hijau

balitribune.co.id I Mangupura - Desa Adat Kerobokan secara resmi menggelar uji coba perdana program Badung First Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di sepanjang Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Minggu (30/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Bersiap Tambah Utang, Pinjaman Tahap II PT SMI Dibidik untuk Proyek 2027

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali membuka opsi menambah utang daerah. Pemkab Badung kini menjajaki pinjaman tahap kedua kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur strategis yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.