Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Atlet Ikuti Kejurda Dancesport, Ajang Pemanasan Sebelum Turun di Porprov

Bali Tribune/ PEMANASAN – Peserta Kejurda Dancesport yang digelar IODI Bali di Sanur menjadi ajang pemanasan sebelum turun di Porprov Bali 2019.
balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 300 lebih atlet dansa (dancesport) dari sembilan kabupaten dan kota di Bali ambil bagian pada Kejuaraan daerah (Kejurda) Dancesport yang berlangsung dua hari sejak Selasa (30/7) di Hotel Werdapura, Sanur, Denpasar.
 
Ketua Umum Pengprov Indonesia Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali, Ni Made Suparmi mengatakan, bagi atlet senior terutama mereka yang akan memperkuat daerahnya ke Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, kejurda ini boleh jadi merupakan ajang pemanasan.
 
Ni Made Suparmi menjelaskan, di hari pertama, Selasa (30/7) dipertandingkan spesial event dengan 40 kategori. Kemudian di hari kedua, Rabu hari ini khusus untuk pedansa Porprov.
 
"Ya, khusus untuk kategori atlet Porprov, event kejurda memang bisa dijadikan tolok ukur dalam latihan mereka selama ini. Sekaligus menilai dimana kekurangan dan kelebihan. Saya rasa persaingan tahun ini bakal ketat," ujar Suparmi usai pembukaan kemarin.
 
Selain itu, mengingat tanggal 31 Juli ini merupakan batas terakhir entry by name untuk Porprov Bali 2019, setelah kejurda, Pengkab/Pengkot IODI  masing-masing bisa menentukan siapa-siapa saja nama yang akan mereka turunkan di Porprov Bali nanti. Dan ini juga bentuk strategi dari daerah bersangkutan.
 
Lanjutnya, mengapa tahun ini persaingan bakal berlangsung ketat, karena melihat perkembangan dalam satu tahun belakangan, pengkab di luar Denpasar dan Badung diakuinya mulai menunjukkan prestasi. Seperti di antaranya Buleleng, Karangasem dan tuan rumah Porprov Bali, Tabanan.
 
"Ya kalau tahun lalu kami akui dominasi masih dipegang Denpasar dan Badung. Tapi kali ini sudah merata kok. Bahkan, juri nasional yang kami datangkan di kejurda ini menilai jika tidak ada kontingen yang akan mendominasi. Ini berarti perkembangan dancesport di Bali berkembang sangat pesat," tegasnya.
 
Di kejurda ini, dipertandingkan empat kategori yakni U-9, U-12, U-14 dan senior. Kategori yang dipertandingkan khusus untuk Porprov itu yakni line dancesport, sinkronice latin dan standard. Sedangkan diluar itu semuanya FFA dimana muaranya nanti untuk kejurnas sesuai dengan jenjang umur pedansa.(u)
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.