Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Nelayan Terima Bantuan Sembako

Bali Tribune/ Penyerahan simbolis bantuan sembako sinergi Pemkot Denpasar bersama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Iswana Migas Bali, SOS Food Recue, serta Gabungan Kepala Bagian Setda Kota Denpasar di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Selasa (26/5).
balitribune.co.id | Denpasar - Pandemi Covid-19 memang sangat dirasakan dampaknya oleh berbagai kalangan, salah satunya adalah para nelayan di pesisir Kota Denpasar. Tak hanya pandemi, kondisi cuaca ekstrem belakangan ini juga memberikan dampak terhadap pendapatan mereka. 
 
Itu sebab, Pemkot Denpasar menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud), Iswana Migas Bali, SOS Food Rescue, dan Gabungan Kepala Bagian Setda Kota Denpasar  menyerahkan bantuan sembako kepada para nelayan di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Selasa (26/5).
 
Hadir dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp B, Sp OT (K), Kepala Iswana Migas Bali, Dewa Ananta, seluruh Kabag Setda Kota Denpasar, Ketua Parum Bendega Kota Denpasar, I Made Ada, serta perwakilan nelayan Kota Denpasar.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp B, Sp OT (K) menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran Unud bekerjasama dengan Pemkot Denpasar untuk menyerahkan bantuan sembako kepada nelayan. Dimana, kegiatan ini merupakan bentuk empati kepada masyarakat, khususnya nelayan yang juga terdampak Covid-19.
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tentunya kegiatan ini juga sebagai bukti semangat gotong royong kita sebagai masyarakat Bali. Disamping itu kita juga tetap memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan untuk mempercepat penanganan Covid-19.
 
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat serta mampu memberikan semangat gotong royong seluruh lapisan untuk bersama saling membantudi tengah pandemi Covid-19 ini, dan kembali kami ingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.
 
Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, AA Gede Bayu Bramahasta mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan para donatur yang telah memberikan bantuan kepada nelayan serta masyarakat Kota Denpasar secara umum. Tentunya besar harapan kami bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.
 
“Tentu kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur, dan semoga bantuan ini memberikan manfaat di masyarakat,” terangnya.
 
Ketua Parum Bendega Kota Denpasar, I Made Ada juga mengucapkan hal senda. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur serta Pemkot Denpasar yang senantiasa memfasilitasi bantuan bagi para nelayan. Hal ini tentu sangat bermanfaat ditengah pandemi, cuaca ekstrem yang menyulitkan nelayan melaut serta menurunya daya beli masyarakat.
 
Hingga saat ini, lanjut Made Ada seluruh nelayan di Kota Denpasar telah mendapatkan bantuan sembako. Dimana, hingga saat ini terdapat 891 nelayan yang terdiri atas 22 kelompok nelayan dan 5 Pokdaswas yang seluruhnya sudah mendapatkan bantuan.
 
“Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, dan tentunya ini sangat bermanfaat,”  pungkasnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.