Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Penabuh Gender Ikuti Lomba Khas Gending Kayumas Kaja

warisan
Memperebutkan Piala Walikota Denpasar, ratusan Penabuh Gender se-Bali ikuti Lomba Gender Wayang Style Kayumas Kaja. Tampak, teruna teruni Banjar Kayumas Kaja saat mengikuti latihan serangkaian persiapan mereka mengikuti lomba dimaksud.

BALI TRIBUNE - Keberadaan Gender Wayang sebagai salah satu warisan kebudayaan Bali, memiliki berbagai kemasan khas (style) gending di seluruh wilayah Bali, termasuk di Banjar Kayumas Kaja, Kelurahan Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur. Sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan khususnya Gender Wayang ini, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan setempat menggelar Lomba Gender Wayang Style Kayumas Kaja di Banjar Kayumas Kaja memperebutkan Piala Walikota. Lomba berlangsung 2 hari yakni, Minggu (17/6) hingga Senin (18/6) kemarin. Lomba ini diikuti oleh 116 peserta dari beberapa wilayah di Provinsi Bali. Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gender oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram didampingi Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan. Dalam sambutannya, Ngurah Mataram mengapresiasi pelaksanaan lomba yang untuk kedua kalinya itu. “Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi, berbangga, karena masyarakat Banjar Kayumas Kaja mengadakan lomba ini sebagai upaya pelestarian warisan budaya," ucapnya. Lebih lanjut disampaikan, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan akan senantiasa mendukung kegiatan dimaksud. Iapun berharap, kegiatan dimaksud mampu menjaring generasi muda yang nantinya menjadi penerus Seni Tabuh Gender Wayang. “Ini masuk ke dalam UU No.5 Tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan yang berisikan 10 objek perlindungan kebudayaan, salah satunya adalah pelestarian kesenian termasuk Gender Wayang ini," imbuh Ngurah Mataram. Sementara Ketua Panitia I Gede Eka Adnyana mengatakan, keberhasilan pelaksanaan lomba ini tak terlepas dari para tokoh seniman Gender Wayang Banjar Kayumas Kaja, yang masih aktif dalam membina bibit baru generasi muda dalam tabuh Gender Wayang. “Dengan adanya lomba gender wayang ini, diharapkan dapat memberi dampak untuk bisa menumbuhkan rasa cinta terutama para generasi muda terhadap seni gender wayang serta mampu membangkitkan dan melestarikan kesenian ini sesuai dengan visi misi Kota Denpasar yakni Denpasar kreatif berwawasan budaya,” ungkap I Gede raka Adnyana. Menurutnya, selain untuk melestarikan seni dan budaya, juga untuk menggali potensi para seniman cilik sebagai generasi penerus dalam menjaga serta memelihara kesenian Bali khususnya tabuh kerawitan gender wayang. Sementara pada penutupan lomba, Senin (17/6) kemarin panitia setempat menetapkan 12 orang pemenang. Untuk kategori usia 7-12 Tahun diperoleh Juara I yakni Ni Made Indira Anasari Saputra dan Ni Kadek Vinna Callysta Padmarini, Juara II yakni I Gede Sandy Wedanatha dan Putu Vigo Yudha Pratama, Juara III yakni Kadek Citra Aprilya Putri dan I Gede Wira Yadnya, Harapan I yakni Putu Indah Aryati dan Komang Wikananda Eka Putra, Harapan II yakni AAN Bagus Satria Wedanta dan I Nyoman Gede Yajamana Swaha dan Harapan III yakni AAN Trisna Adi Putra dan AAN Lanang Raditya. Sedangkan pada kategori usia 13-15 Tahun diperoleh Juara I yakni Komang Gilang Kurnyawan dan AA Gede Bagus Mas Weda Ananta, Juara II yakni IB. Surya Natha dan AA Putu Yudidharma Nugraha, Juara III yakni I Gusti Putu Agung Arta Nugraha dan IB. Oka Santika Putra, Harapan I yakni Gde Ivan Valentino Dwi Putra dan I Made Liang Wirajaya, Harapan II yakni I Putu Indra Wira Pratama dan Reva Majesty Sentana Karang, serta Harapan III yakni Ni Luh Cahyani Dewi dan I Putu Arya Bijaksara.  Penyerahan piala serta piagam penghargaan diserahkan Plt. Walikota Denpasar, IGN . Jaya Negara. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.