Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan PMI Masih Jalani Karantina, 18 Boleh Pulang

Bali Tribune / PMI yang telah menyelesaikan karantina terpusat menerima surat keterangan sehat sebelum pulang ke rumah masing-masing.

balitribune.co.id | Negara - Dari ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang dikarantina di sejumlah hotel, baru 18 orang yang telah mengakhiri masa isolasi terpusat. Kendati telah menjalani karantina selama dua pekan dan hasil rapid testnya negatif, mereka tetap diminta mentaati himbauan pemerintah di rumah masing-masing.

PMI asal Jembrana hingga kini masih terus berdatangan dari sejumlah negara. Berdasarkan data yang diperoleh pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, hingga Selasa (28/4) sudah ada 166 orang PMI asal Jembrana yang menjalani karantina terpusat. Sudah empat hotel yang kini dijadikan lokasi isolasi bagi para PMI yang berasal dari hampir seluruh desa/kelurahan di lima kecamatan di Jembrana. Lokasi karantina terpusat ini tersebar di dua kecamatan yakni Negara dan Jembrana.

Sebaran PMI yang dikarantina yakni di Hotel Jimbarwana sebanyak 63 orang, Hotel Ratu ada 21 orang, Hotel Negara sebanyak 49 orang dan hotel Bali Sunset 1 orang. Selain itu sebanyak 32 orang dari kedatangan PMI asal Jembrana pada Sabtu (25 /4) malam di karantina Hotel Hapel, Banjar Rening, Desa Baluk, Kecamatan Negara. Sedangkan baru 18 PMI yang kini sudah mengakhiri masa karantina terpusat tersebut. Mereka yang sudah diperbolehkan pulang ini sebelumnya di karantina di Hotel Jimbarwana, Negara.

18 orang PMI yang mengakhiri karantina terpusat tersebut dilepas langsung Selasa (28/4) oleh Bupati Jembrana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, I Putu Artha, Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan beserta Forkopimda Jembrana. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan  kepulangan PMI ini merupakan gelombang pertama. Mereka pulang setelah mereka mengantongi rapid tes negatif.

"Kami sudah lakukan rapid test terhadap 63 PMI yang dikarantina Jimbarwana , hasilnya seluruhnya negatif. Mereka dinyatakan sehat, dari test  tidak terdeteksi antibodi yang menunjukkan virus corona," jelas Arisantha. Saat ini masih ada 45 PMI yang ditampung di Hotel Jimbarwana. Menyusul pemulangan PMI gelombang pertama, 42 PMI akan dipulangkan  Rabu (29/4) dan Kamis (30/4) sebanyak 3 orang. Sementara Bupati Artha meminta setelah kembali ke rumah, PMI ini diminta tetap taat pada imbauan pemerintah.

Seperti menerapkan prosedur pencegahan corona diantaranya menerapkan physical distancing, memakai masker apabila keluar rumah serta rajin  mencuci tangan. "Karantina selama 14 hari ini tentu tidak mudah. Setelah kembali kemasyarakat agar membantu pemerintah daerah mengedukasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan langkah -langkah pencegahan corona," papar Bupati Artha usai penyerahan simbolis surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan Jembrana kepada PMI yang selesai karantina.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.