Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Polisi Amankan Pleno Pilgub, Pastisipasi Pemilih Jembrana Masih Rendah

PENGAMANAN - Pelaksanaan pleno rekapitulasi hasil Pilgub di Jembrana mendapat pengamanan ketat dari kepolisian.

BALI TRIBUNE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana, Kamis (5/7), rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan pemenang Pilgub Bali 2018 tingkat Kabupaten Jembrana. Pengamanan ketat dilakukan Polres Jembrana di lokasi rapat pleno, di Hotel Jimbarwana Negara. 250 personel kepolisian diterjunkan. Pengamantan di arela lokasi rapat pleno tampak sejak pagi setiap kendaraan dan orang yang akan masuk ke lokasi rapat pleno ini diperiksa petugas kepolisian dengan menggunakan metal detector. Pengamanan dilakukan dengan membagi menjadi tiga titik mulai di dalam ruang rapat pleno hingga di luar ruangan dan halaman tempat rapat pleno ini dialaksanakan. Kantor KPU Kabupaten Jembrana dan Panwaslu Kabupaten Jembrana juga mendapat pengamanan ketat dari kepolisian. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko mengatakan pengamanan saat berlangsungnya pleno terbuka di tingkat kabupaten ini dilakukan untuk menghindari adanya simpatisan atau tim pemenangan salah satu paslon yang tidak terima dengan hasil rapat pleno ini. “Yang pasti yang pertama kami antisipasi adalah relawan yang tidak puas dan juga kami periksa orang serta kendaraan yang masuk kelokasi,” ungkapnya. Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka perolehan hasil Pilgub Bali di Kabupaten Jembrana Kamis kemarin yang dihadiri KPU Kabupaten Jembrana, Panwaslu kabupaten Jembrana, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kapolres Jembrana, AKBP Budi P Saragih, Kakan Kesbangpol, Gusti Ngurah Darma Putra serta unsur Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana ini terungkap puluhan ribu pemilih di Kabupaten Jembrana tidak menggunakan hak pilihnya alias golput.   Dalam rapat tersebut, dari jumlah DPT sebanyak 225.651 dengan 499 TPS se-Jembrana tercatat 69.432 pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sementara Paslon nomor urut 1, Koster-Ace memperoleh 81.783 suara (52,91 persen) dan Paslon nomor urut 2, Mantra-Kerta memperoleh 72.801 suara (47,09 persen) dengan pemilih yang hadir 156.219 suara, suara sah 154.584 dan 1.635 suara tidak sah.  Ketua KPU Jembrana, Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengakui angka partisipasi pemilih pada Pilgub Bali 2018 di Jembrana masih rendah. Namun menurutnya, jika angka partisipasi pemilih Pilgub Bali 2018 ini dibandingkan dengan partisipasi saat Pilkada Jembrana 2015, prosentasenya sudah mengalami peningkatan. Dengan masih rendahnya partisipasi pemilih di Kabupaten Jembrana pada Pilgub Bali kali ini, pihaknya akan melakukan pendalaman untuk mengetahui permasalahan yang menjadi penyebab serta akan melakukan evaluasi. "Dibandingkan Pilkada Jembrana naik lagi 6 persen. Kami akan cari akar permasalahan untuk dievaluasi,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.