Realisasi DID di Jembrana, 55.667 Paket Sembako Disalurkan ke 51 Desa/Kelurahan | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 21 September 2021
Diposting : 16 November 2020 20:06
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Bupati Artha menyerahkan bantuan paket sembako yang bersumber dari alokasi Dana Insetif Daerah (DID).

balitribune.co.id | NegaraDana Insentif Daerah (DID) yang merupakan reward kepada Pemkab Jembrana atas kinerja penanganan covid-19 terbaik di Bali direalisasikan ke masyarakat. Dana dari pemerintah pusat tersebut selain untuk bantuan sembako juga untuk penanganan covid-19 dan pelatihan tenaga kerja serta perbaikan sarana publik.

Setelah sebelumnya disalurkan bantuan sosial paket sembako sebanyak tiga tahap dengan alokasi anggaran Rp 8,4 milyar untuk 13.950 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Jembrana, kini DID dengan nilai total Rp. 14,9 milyar tersebut direalisasikan oleh Pemkab Jembrana. Dana dari pemerintah pusat ini, sebesar Rp. 8,3 Milyar disalurkan berupa paket sembako kepada 55.667 penerima di 51 desa/kelurahan di Jembrana. Untuk penanganan covid-19 di RSU Negara sebesar Rp 3 ,067 milyar.

Untuk jaring pengaman ekonomi sebesar Rp 3,5 milyar seperti pelatihan keahlian tenaga kerja dan produktifitas tenaga kerja di masa pandemi oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP) Jembrana. Selain itu juga perbaikan sarana di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana.

Kepala Dinas Sosial Jembrana, I Made Dwipayana saat pendistribusian bantuan sembako di Kecamatan Pekutatan Senin (16/11) mengatakan dengan adanya apresiasi pemerintah pusat atas hasil kerja keras Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana bersama seluruh stakeholder bersinergi dengan masyarakat, Jembrana mendapat DID sebesar Rp. 14,9 milyar. Ia menegaskan penerima bantuan paket sembako merupakan masyarakat diluar ASN , TNI/ Polri , BUMN/ BUMD serta penerima PKH.

Untuk tahap pertama disalurkan sebanyak 34.075 paket usulan dari masing-masing desa/kelurahan. “Mengawali penyaluran kami serahkan bantuan di Kecamatan Pekutatan sebanyak 4.602 paket. Rinciannya untuk desa Medewi 1.324 paket, Pulukan 787 paket, Pekutatan 668 paket, Asahduren 588 paket, Manggisari 320 paket, Pangyangan 178 paket, Gumbrih 398 paket, dan desa Pengeragoan 339 paket. Secara bertahap juga akan diserahkan ke kecamatan lainnya di Jembrana,” paparnya.

Sementara Bupati Jembrana, I Putu Artha menyatakan bantuan sosial berupa 55.667 paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jembrana kepada seluruh masyarakat Jembrana, melihat kondisi pandemi covid-19 yang hingga kini masih berlangsung. “Semoga bantuan sosial yang disalurkan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Harapan kita semua pandemi ini segera berlalu sehingga kita semua dapat kembali beraktivitas seperti biasa lagi,” ujarnya. 

Pihaknya juga tidak henti-hentinya untuk terus mengajak kepada seluruh warga untuk selalu mewaspadai penyebaran covid-19, kuncinya dengan disiplin protokol kesehatan khususnya protokol 3M.  Mengingat di tengah pandemi covid-19 ini menerapkan 3M sudah menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga. “Agar masyarakat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker secara baik dan benar, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tandasnya.