Rebutan Cowok Motif Duel Dua Gadis ABG | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 27 November 2021
Diposting : 22 November 2021 18:29
CHA - Bali Tribune
Bali Tribune / Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto memberikan keterangan peristiwa baku pukul yangh melibatkan ABG pelajar SMP
balitribune.co.id | SingarajaRebutan cowok ternyata diduga menjadi motif perkelahian dua remaja anak baru gede (ABG) yang  tersebar luas disebuah laman facebook beberapa waktu lalu. Peristiwa perkelahian di kawasan Pantai Penarukan, Buleleng direkam oleh temannya dan kemudian tersebar luas menjadi konsumsi warganet.
 
Polisi melalui Tim Ciber Polres Buleleng melakukan penyelidikan dengan intensif untuk mengetahui orang-orang yang terekam dalam video. Hasilnya, diketahui peristiwa baku hantam itu terjadi Rabu (17/11) sekitar pukul 17.00 wita di daerah Pantai Yeh Taluh, Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabuaten Buleleng.
 
Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto menjelaskan, dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui bahwa yang terekam dalam video diantaranya anak yang masih duduk di bangku SMP. Menurutnya, mereka sudah dipanggil bersama orang tuanya ke Mapolres Buleleng, Minggu (21/11).
 
“Perkelahian itu berawal dari percakapan di WA berisi saling tuduh telah menjelekkan salah satu dari teman baik mereka. Akhirnya saling tantang kemudian berkelahi. Adegan perkelahian itu ternyata direkam oleh salah satu temannya melalui HP. Kemudian video itu dikirim ke temannya dan akhirnya menjadi viral di sosmed,” terang Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto,  Senin (22/11).
 
Setelah dilakukan pendalaman, motifnya hanya karena persoalan rebutan laki-laki (cowok). Dan itupun, kata AKBP Andrian, kasusnya sudah dilakukan penyelesaian antara kedua belah pihak dengan melibatkan kedua orangtua masing-masing dan telah dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi kejadian yang sama. Hal ini berlaku juga untuk pelaku penyebar video perkelahian yang akhirnya viral tersebut.
 
“Mereka masih SMP, kasusnya tidak dilaporkan ke polisi. Dan kami upayakan langkah restorative justice dan pembinaan untuk menyelesaikan dan tidak akan adalagi kasus serupa. Termasuk pelaku penyebar video juga,” tandasnya.
 
Sebelumnya, warganet Buleleng digegerkan oleh beredarnya video perkelahian dua remaja putri yang sedang baku hantam. Video berdurasi 15 detik itu memperlihatkan adegan perkelahian fisik dipingggir pantai oleh dua orang gadis yang disinyalir masih anak baru gede (ABG). Terlihat beberapa remaja lain  menyaksikan baku hantam itu, tidak melerai namun justru merekam adegan adu pukul tersebut. 

Hukum & Kriminal

Terpopuler