Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rekomendasi PASS Belum Diteken Mega

Pilkada
Dewa Made Mahayadnya

Denpasar, Bali Tribune

Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDIP Kabupaten Buleleng, forum menyepakati hanya satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusulkan ke DPP PDIP untuk diusung pada Pilkada Buleleng 2017. Satu pasangan calon dimaksud adalah duet petahana Putu Agus Suradnyana - Nyoman Sutjidra (PASS).

Sayangnya, hingga tujuh bulan jelang Pilkada Buleleng Februari 2017, DPP PDIP tak kunjung menerbitkan rekomendasi untuk pasangan calon incumbent tersebut. Banyak spekulasi muncul menyusul belum terbitnya rekomendasi ini. Salah satunya, PDIP tersinggung lantaran Partai NasDem justru mencuri start dengan lebih awal merekomendasikan Paket PASS.

Selain itu, molornya rekomendasi tersebut disebut-sebut karena adanya konflik di internal 'banteng'. Sebab konon, ada juga beberapa kader PDIP yang sesungguhnya berniat mendapatkan rekomendasi untuk bertarung pada Pilkada Buleleng mendatang. Spekulasi lainnya, hingga kini rekomendasi untuk Paket PASS belum diteken Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri.

Terhadap berbagai spekulasi ini Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDIP Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, mengatakan, kemungkinan besar rekomendasi dimaksud belum diteken Megawati. "Ibu Mega mungkin sedang sibuk. Kan ada banyak yang harus ditandatangani rekomendasinya," tuturnya, di Denpasar, Senin (11/7) lalu.

Selain karena banyak daerah yang menggelar Pilkada, kata politisi asal Buleleng itu, saat ini juga masih dalam suasana Lebaran. "Bisa karena masih sibuk, kan juga masih suasana Lebaran. Tahapan Pilkada juga masih lama," kata Dewa Jack, sapaan akrab Dewa Made Mahayadnya.

Walau demikian, anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali itu berkeyakinan bahwa rekomendasi untuk Paket PASS akan segera terbit. "Tetapi kadang umumnya PDIP lebih suka di last minute rekomendasinya terbit," ujarnya.

Keyakinan rekomendasi untuk Paket PASS ini segera terbit, mengingat hasil Konfercab PDIP Buleleng yang hanya merekomendasikan satu pasangan calon saja. Karena hanya satu pasangan calon yang diusulkan DPC PDIP Kabupaten Buleleng, maka hanya Paket PASS yang diteruskan ke DPP PDIP oleh DPD PDIP Provinsi Bali.

"Karena hanya satu pasangan yang diusulkan cabang, maka otomatis itu yang diteruskan ke pusat. Lain halnya kalau misalnya ada dua pasangan yang diusulkan, maka masih harus digodok kembali di DPD. Jadi untuk konteks Buleleng, tetap Paket PASS yang akan direkomendasikan," pungkas Dewa Jack.

wartawan
San Edison
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.