Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Relawan Muslim Karangasem Galang Dana Korban Gempa Palu

Relawan Muslim Karangasem saat membantu korban gempa di Lombok, NTB.

BALI TRIBUNE - Gempa berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang Kota Palu dan  Donggala, Sulawesi Tengah yang memicu terjadinya tsunami, mengundang simpati masyarakat berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali Karangasem. Berbagai oraganisasi masyarakat di Karangasem berupaya mengumpulkan sumbangan guna membantu masyarakat Palu dan Donggala yang sedang dilanda musibah.  Relawan Muslim Karangasem saat ini tengah berupaya mengumpulkan sumbangan guna membantu masyarakat korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. “Kami tengah berupaya mengumpulkan sumbangan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala,” ungkap Koordinator Relawan Muslim Karangasem, Affan Irfan Fauziawan, Selasa (2/10). Namun, saat ini pihaknya mengaku tengah fokus menuntaskan misi bantuan untuk warga korban gempa di Lombok Utara dan Lombok Timur. Disebutkannya, sampai saat ini tim relawan Muslim Karangasem masih secara rutin diberangkatkan ke Lombok Utara untuk membantu masyarakat khususnya di daerah terpencil yang tidak terjangkau bantuan, termasuk membangun masjid darurat di antaranya di Dusun Monggal, Dusun Paok Rempek dan Dusun Tapos Kujur, Desa Gelenggang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. “Tiga dusun itu benar-benar terpencil dan sulit dijangkau jadi itu menjadi fokus relawan kami. Termasuk signal provider telekomunikasi juga tidak ada jadi sangat sulit untuk berkomunikasi,” sebutnya. Selain membangun masjid darurat, kata dia, juga membangun jaringan pipa air bersih dan menyediakan tangki air bersih berkapasitas 1.100 liter, membangun jaringan listrik, melakukan pembagian beras dan sembako untuk masyarakat di tiga dusun itu termasuk bantuan perlengkapan kewanitaan, baby care dan bantuan makanan tambahan bagi balita dan anak-anak.  Model penggalangan bantuan dan penyaluran bantuan seperti yang dilaksanakan di Lombok itulah, yang rencananya dilaksanakan untuk membantu masyarakat korban gempa di Palu dan Donggala. “Untuk penggalangan dana, ada beberapa sumber donatur di antaranya dari komunitas One Day One Thousant (ODOT) Karangasem, Komunitas Perkasa, dan Komunitas Gerugak Karang Sokong,” bebernya.

wartawan
redaksi
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.