Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Resah Jaminan Lenyap, Forum Debitur Bank Ngadu ke Dewan

Bali Tribune / DEBITUR - Puluhan Debitur bank pemerintah dan swasta mendatangi Gedung DPRD Buleleng untuk meminta pihak bank dan badan lelang tidak melakukan upaya eksekusi atas jaminan debitur sembari menunggu koordinasi mereka dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
balitribune.co.id | SingarajaSetelah kasus aset jaminan salah salah satu debitur Bank Mandiri dialihkan secara diam-diam, mencuat keresahan dimasyarakat karena kondisi mereka nyaris sama. Sejumlah debitur bank plat merah maupun swasta yang tergabung dalam forum debitur bank mendatangi Gedung DPRD Buleleng, Selasa (6/9). Selain melakukan audiensi mereka juga menyampaikan keresahan setelah mengalami kredit macet dan nasib jaminan mereka.
 
Difasilitasi Ketua Eksekutif LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni, puluhan debitur tersebut diterima Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Susila Umbara, SH. di Ruang Gabungan Komisi Gedung DPRD Buleleng. Dalam pernyataannya, Antonius Sanjaya Kiabeni mengatakan, agar pihak bank dan badan lelang tidak melakukan upaya eksekusi atas jaminan debitur sembari menunggu koordinasi mereka dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng maupun pihak lainnya.
 
Hal itu kata pria yang akrab disapa Anton ini, untuk menghindari adanya tudingan permainan mafia dalam proses penyelesaian pihak bank dengan debiturnya.Terlebih dalam proses penyelesaian kredit, pihak bank cenderung bertindak sewenang-wenang dengan melelang aset yang belum jatuh tempo maupun yang sudah jatuh tempo. Bahkan yang ironis, pihak debitur sama sekali tidak mengethui kalau jaminannya sudah beralihnama.
 
”Lebih baik pakai cara-cara humanis daripada pendekatan kekuasaan,” kata Anton.
 
Karena itu, mewakili puluhan debitur Anton memohon kepada Lembaga DPRD untuk dapat dimediasi dengan pihak bank agar mendapatkan solusi terbaik bagi kedua belah pihak, serta diharapkan selama dalam tahap mediasi agar pihak bank menunda terlebih dahulu eksekusi terhadap jaminan mereka.
 
“Harapan kami selaku LSM pendamping nasabah bank supaya pihak bank dan Lembaga terkait agar menunda dulu eksekusi,” ujarnya.
 
Menyikapi kondisi itu, Wakil Ketua DRPRD Buleleng Ketut Susila Umbara, SH mengatakan akan segera mengambil sikap setelah menyampaikan persoalan itu secara kelembagaan untuk menentukan tindakan lebih lanjut. Termasuk diantaranya melakukan pemanggilan terhadap bank-bank yang dianggap bermasalah dengan debiturnya.
 
“Ya ini penyampaian aspirasi masyarakat soal lelang dan pengambilan aset oleh pihak bank. Lebih lanjut akan didiskusikan secara kelembagaan untuk diambil langkah lebih lanjut termasuk pemanggilan kepada pihak bank akan diputuskan nanti,” tandas Susila Umbara.
 
wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.