Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Restorasi Kantor Bupati Buleleng Dikebut, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

restorasi
Bali Tibune / DIPUGAR - Kantor Bupati Buleleng dipugar untuk dikembalikan bentuk asli sebagai kawasan heritage yang lebih terbuka bagi masyarakat.

balitribune.co.id I Singaraja - Seiring dengan pembangunan kawasan titik nol,  Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), tengah mempercepat proses restorasi Kantor Bupati Buleleng. Proyek tersebut dilakukan untuk mengembalikan bentuk asli bangunan bersejarah sekaligus menyiapkannya sebagai kawasan heritage yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Kepala Dinas PUTR Buleleng, Ir. I Putu Adiptha Ekaputra, menjelaskan pengerjaan restorasi dilakukan tanpa mengubah struktur utama bangunan. Fokus utama proyek adalah mengembalikan tampilan kantor seperti desain awalnya. Konsep kita adalah restorasi, tidak merubah konsep aslinya. "Kondisi bangunan yang sekarang itu sudah berubah dari aslinya, seperti adanya penambahan kanopi dan peninggian akses jalan. Nah, yang aslinya sebenarnya tidak seperti itu, jadi akan kita kembalikan," ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Dalam proses pengerjaan, sejumlah bagian bangunan akan disesuaikan kembali. Kanopi yang sebelumnya ditambahkan akan dipotong, akses jalan depan diturunkan seperti kondisi awal, tangga diperbaiki, serta kolom bangunan dan area kolam ikut direstorasi. "Tak hanya bagian luar, interior bangunan juga akan dibenahi dengan mengacu pada dokumentasi foto-foto lama agar suasana dan bentuk ruangan mendekati kondisi aslinya," imbuhnya.

Menurut Adiptha, proyek tersebut tergolong pekerjaan ringan karena tidak menyentuh perubahan struktur dasar bangunan. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan atau rampung pada Juli mendatang. "Pekerjaan ringan sebenarnya. Tidak banyak yang disentuh dan tidak ada struktur dasar yang diubah, hanya semacam penguatan dan restorasi kembali," tambahnya.

Selain mempertahankan nilai sejarah, proyek ini juga diarahkan untuk mendukung konsep City Heritage yang ramah bagi publik. Karena itu, sejumlah fasilitas penunjang mulai disiapkan, termasuk akses bagi penyandang disabilitas dan toilet umum. "Kita tambahkan akses untuk difabel, serta pembangunan toilet untuk publik karena sebelumnya tidak ada. Taman dan area parkir juga akan kita tata kembali untuk memudahkan akses tamu-tamu ke depan," jelas Adiptha.

Selain itu, disiapkan jalur akses khusus bagi Bupati yang dibangun di sisi selatan rumah jabatan dan terhubung langsung menuju Kantor Bupati. Jalur ini disiapkan untuk memastikan aktivitas pemerintahan tetap berjalan lancar ketika area depan kantor dipadati masyarakat. Untuk mendukung pengerjaan restorasi tersebut, pemerintah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp2 miliar dengan nilai kontrak proyek mencapai Rp1,5 miliar. "Untuk pagu anggarannya sebesar Rp 2 miliar, namun untuk nilai kontraknya disepakati di angka Rp 1,5 miliar," tandasnya.

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.