Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Pohon Kembalikan Keasrian Destinasi Wisata

Bali Tribune/ TANAM POHON - Saat sejumlah komunitas dan pelaku pariwisata melakukan aksi tanam pohon di Pantai Mertasari, Sanur untuk kembalikan keasrian alam disekitar destinasi

Bali Tribune, Denpasar - Industri pariwisata diklaim turut berkontribusi merusak lingkungan karena banyaknya terjadi peralihan lahan hijau menjadi bangunan. Kalangan industri pun menyadari hal tersebut dengan berkomitmen mulai mengembalikan keasrian alam lingkungan yang menjadi destinasi wisata. Seperti disampaikan Penanggungjawab Trees for Life Rama Restaurants Bali Group, Agung Ngurah saat penanaman pohon di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar beberapa waktu lalu.  Dia mengatakan, penanaman ribuan pohon yang dilakukan serentak dibeberapa titik seperti Sanur Kaja, Sanur Kauh, Kelurahan Sanur, Canggu dan Seririt untuk mendukung gerakan satu juta pohon yang jatuh pada 10 Januari. "Maka kita bikin program trees for life dengan mengajak pelanggan di 11 restoran untuk berkontribusi terhadap lingkungan dengan cara sederhana, cukup makan apa yang disukai lalu ada nominal tertentu yang mereka belanjakan kemudian akan mendapatkan 1 bibit pohon," jelasnya.  Bibit pohon tersebut kata Agung ada yang ditanam sendiri atau dititipkan ke pihak restoran untuk ditanam secara serentak. Penanaman pohon dipusatkan di Pantai Mertasari dengan alasan kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata di Denpasar.  "Disamping itu kita lihat Mertasari daerah seluas ini tapi pohonnya masih sedikit dan jumlah pohon yang berhasil terkumpul yang ditanam 6 ribu lebih. Di Indonesia banyak terjadi penebangan pohon. Kalau di Bali dengan majunya pembangunan pariwisata juga berkontribusi terhadap hilangnya banyak sekali pohon," kata Agung.  Dengan demikian harus ada yang mengambil langkah nyata untuk mengembalikan lingkungan. Dia berharap gerakan ini bisa menjadi virus bagi komunitas maupun pelaku industri pariwisata dan pihak lainnya agar lebih peduli terhadap lingkungan. Sementara itu I Nyoman Sumerdana, Kepala Dusun Blanjong, Sanur menyampaikan Mertasari adalah salah satu destinasi wisata di Denpasar. "Komunitas atau komponen lainnya dan juga pelaku pariwisata yang ikut andil peduli lingkungan di kawasan ini artinya juga menjaga destinasi ini. Sehingga destinasi ini selalu akan tampak hijau asri dan enak untuk dikunjungi," katanya.  Kepada para pelaku pariwisata Sumerdana mengharapkan perannya dalam menjaga, bukan hanya memanfaat destinasi ini tentunya ikut menjaga Mertasari sehingga kedepan destinasi tersebut bisa berlangsung dalam kurun waktu lebih lama. "Mertasari destinasi yang merupakan ruang terbuka yang sangat diminati masyarakat. Bahkan dengan adanya fasilitas-fasilitas yang ditunjang oleh pemerintah ini menjamin kedatangan wisatawan," ujarnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.