Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rugikan Pemilik hingga Rp1 Miliar, Begini Kondisi Kandang Ayam yang Terbakar di Blahkiuh

terbakar
Bali Tribune / Kebakaran kandang ayam yang menghanguskan 18 ribu ayam dengan kerugian Rp1 miliar di Banjar Pikah, Blahkiuh

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah kandang ayam di Banjar Pikah, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terbakar pada Selasa (13/1/2026) pukul 03.00 Wita. Tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran ini menyebabkan18 ribu ayam boiler hangus terpanggang. Akibat musibah tersebut, pemilik atas nama I Ketut Miasa mengalami kerugian materi hingga Rp1 miliar.

Dugaan kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik. Petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Badung berhasil memadamkan api pukul 4.40 Wita. Untuk kandang yang terbakar memiliki panjang 30 meter dengan tingkat 3 lantai.

Wayan Tri Agus Anggarta salah satu saksi mata menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang tidur di mes depan kandang ayam.

Kejadian diketahui berawal dari  suara seperti pecahan bambu. Begitu melihat kandang ia langsung kaget karena melihat kobaran api sudah membesar di kandang ayam. Ia kemudian memanggil pemilik kandang ayam, namun tidak diangkat.

Agus lalu bergegas memanggil keluarga pemilik dan memberitahu bahwa kandang ayam kebakaran. Pemilik kandang ayam, I Ketut Miasa, langsung bergegas ke lokasi dan menyuruh istrinya memanggil dinas pemadam kebakaran. Dua unit mobil Damkar Badung tiba di lokasi pukul 3.30 Wita dan memadamkan api pukul 04.40 Wita.

Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa yang langsung turun ke lokasi, mengungkapkan tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. Akan tetapi, berdasarkan penyampaian pemilik sebanyak 18.000 ekor bibit ayam boeler mati. 

“Untuk perkiraan kerugian materi kurang lebih satu miliar rupiah,” ujarnya.

Dikatakan bahwa pihak pemilik sudah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah.

wartawan
ANA
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.