Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumput Liar Tumbuhi Areal Jongging Track Gor Kebo Iwa

Jogging
LIAR - Tidak terurus, rumput liar di kawasan Jogging Track GOR Kebo Iwa Gianyar mengusik aktivitas masyarakat.

BALI TRIBUNE - Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kebo Iwa Gianyar yang selalu dipadati aktivitas olahraga warga Kota Gianyar, kini kondisinya mempriharinkan. Pasca pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali,  kawasan yang baru direnovasi ini luput dari perhatian intasi terkait. Pemandangan yang mencolok adalah  tumbuhnya rumput liar di areal jogging track. 

Pantauan Bali Tribune, Senin (18/12), tempat olahraga yang selama ini menjadi kebanggan warga Gianyar ini mulai ditumbuhi rumput liar di sejumlah sudutnya. Demikian juga kondisi toilet di dalam gedung berbau pesing karena tak pernah ada air yang mengalir. Kondisi ini sangat disayangkan karena berada di jantung kota dan menjadi lokasi olahraga masyarakat.   

Dari pengakuan seorang warga, pemandangan terburuk terlihat diusisi utara dan barat. Dimana rumput liar bertumbuhan  tanpa pernah dirabas oleh petugas. Kondisi ini membuat suasana GOR yang sebelumnya sangat menyegarkan, kini justru sangat mengusik. “Jalur Teraphy track di sisi utara,  sebagiannya  malah sudah ditutupi rumput. Kami pun  tak berani memanfatkan jalur itu.  Takutnya  ada ular bersarang,” keluh warga tersebut.

Tidak hanya itu, sejumlah fasiltas yang ada  terutama toilet yang bangunannya masih terlihat baru namun baunya pesing menyengat. Kondisi ini terjadi, diduga lantaran tidak ada  air yang mengalir. “Karena kebelt, saya terpaksa memanfaatkannya. Namun sayang, tolietnya tak ada air yang mengalir,” keluhnya.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gianyar Gusti Agung Widyawati saat dionfirmasi mengatakan pihak Dispora saat ini hanya megelola gedung olahraga saja. Terkait areal disekitarnya masih ditangani Dinas PU Gianyar. “Kami sementara ini hanya mengurus peminjaman gedung olahraganya saja. Untuk yang lainnya masih ditangani Dinas PU, termasuk soal listrik dan airnya,” terangnya.

Dirinya mengakui kerap mendapatkan keluhan terkait kendala listrik dan air sehingga pihak Dispora pun harus berkoordinasi kembali ke Dinas PU. Malah diakui, untuk mengurus gedung olahraga saja pihaknya mengaku kewalahan. Terlebih, pihaknya baru saja diberikan tambahan 2 orang tenaga kebersihan untuk gedung. “Hanya ada dua tenaga kontrak untuk tenaga kebersihan gedung. Sehingga petugas sedikit kewalahan," terangnya.

Kadis PU Gianyar Nyoman Nuadi mengakui jika pengelolaan kebersihan areal GOR Kebo Iwa termasuk pengurusan air dan listrik masih ditangani PU. Saat ini pihaknya masih sedang memproses surat untuk serah terima pengelolaanya ke Dispora.  “Serah terima pengelolaan masih proses. Untuk pengelolaan selanjutnya agar  sepenuhnya menjadi tugas Dinas Pemuda dan olahraga,” terangnya singkat.

wartawan
Redaksi
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.