Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sakit Sejak Perjalanan Umroh, PDP Diisolasi di RSU Negara

Bali Tribune/ ISOLASI - Ruang Isolasi PDP di Sal Anggrek RSU Negara.
Balitribune.co.id | Negara - Untuk pertamakanya publiK Jembrana dihebohkan terkait informasi adanya warga Jembrana yang terpapar virus corona, Rabu (12/3) malam. Video amatir petugas dari salah satu rumah sakit swasta tengah menurunkan pasien dari ambulans menuju ruang isolasi RSU Negara dengan menggunakan APD lengkap beredar luas dari jejering media sosial.
 
Selain video yang tampak berisi ketegangan tersebut, beredar pula beberapa screenshot percakapan media perpesanan online whatsapp. Screenshot tersebut berisi chat grup yang mencantumkan nama salah satu rumah sakit swasta yang merujuk pasien tersebut. Ada sejumlah nama dokter yang ikut bergabung dalam obrolan tersbut dan dinyatakan ada pasien susfect corona yang sempat dirawat salah satu ruangan rawat inap di rumah sakit swasta tersebut lalu di rujuk ke RSU Negara. Chat tersebut membuat warga panic.
 
Beberapa saat setelah beredarnya informasi di media social tersebut, beredar klarifikasi dari Direktur UPTD RSU Negara, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang menyatakan pernyataan dalam video tersebut salah. Pasien tersebut tidak susfect corona, namun pasien dalam pengawasan (PDP) karena gejala dan memiliki riwayat berpergian keluar negeri. Pihak RSU Negara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana Kamis (12/3) langsung memberikan keterangan resmi terkait dengan adanya pasien yang dalam pengawasan tersebut.
 
Dokter yang merawat pasien tersebut, dr. Nara Kusuma Wirawan, Sp.PD menyatakan awalnya pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 62 tahun. Pasien mengeluh demam, batuk pilek dan sesak sejak Jumat (6/3) lalu. “Pasien ini ternyata memiliki riwayat berpergian keluar negeri melaksanakan umroh dari 20 Februari 2020 dan baru datang Senin (9/3),” ujarnya. 
 
Menurutnya pasien tersebut juga sempat ransit di Singapura pada Minggu (8/3).  Pertama kali dirawat di salah satu rumah sakit swasta pada Selasa (10/3).  “Karena ada riwayat dan memenuhi kreteria dalam pengawasan untuk casus Encovid, dilakukan rujukan. Seharusnya ke rumah sakit rujukan (RSUP Sanglah Denpasar, RS Tabanan, RS Sanjiwani), tapi sudah menghubingi rumah sakit rujukannya, RS Tabanan gedung belum siap, d RSUP Sanglah penuh, RS Gianyar ruang isolasinya sedang terpakai pasien yang diawasi. Dengan pertimbangan Dinas Kesehatan Provinsi, akhirnya di isolasi di RSU Negara ” paparnya. 
 
Menurutnya, kondisi pasien kini sudah membaik. “Untuk kilinis sudah membaik, dari awalnya pasien demam, sudah tidak ada demam, intake yang sangat kurang sekarang sudah membaik. Hanya masih ada gejala batuk,” jelasnya. 
 
Untuk memastikan status pasien positif atau negative corona, harus dialakukan pemeriksaan VCR di Laboratorium. “Kita akan berkordinasi dengan dinas provinsi karena di RSU Negara belum pernah mengerjakannya,” tegasnya. 
 
Sedangkan pasien dirawat di ruang isolasi Sal Anggrek dengan prosudur pasien dengan infeksi paru pada umumnya. “Hanya yang kita pikirkan, bagaimana proses safety untuk isolasinya seperti menggunakan APD khusus. Peratwatannya sama menangani penyakit paru seperti infeksi para pada umumnya,” tandasnya. 
 
Kabid Pelayanan Medik (Yanmed) RSU Negara, dr. I Gede Ambara Putra menyatakan orang-orang yang pernah kontak juga harus dipantau. Pihaknya mengakui RSU Negara belum memiliki tenaga laboratorium yang terlatih mengambil sampel untuk kasus corona dan fasilitas seperti alat dan reagensia juga tidak ada.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Polda Bali Tetapkan 7 WNA Tersangka Mutilasi Warga Ukraina, 6 Orang Masuk Daftar Red Notice

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penculikan dan mutilasi yang menimpa seorang WNA asal Ukraina berinisial IK (28) menemui titik terang. Berdasarkan hasil gelar perkara, olah TKP di 6 lokasi dan koordinasi intens dengan pihak Imigrasi maupun Hubinter Polri, Polda Bali menetapkan 7 orang WNA sebagai tersangka utama. Mereka diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa turis.

Baca Selengkapnya icon click

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.