Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saluran Irigasi Rusak, Petani Diminta Alih Tanam

Bali Tribune/ RUSAK – Kondisi kerusakan saluran irigasi akibat banjir luapan



balitribune.co.id | Gianyar - Akibat hujan ekstrem yang puncaknya terjadi 7 Januari lalu, petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Gianyar mencatat kerusakan parah di beberap titik. Akibatnya, dalam beberapa bupan ke depan, petani harus bersiap untuk beralih tanam dari padi ke varietes palawija.

Dari data yang dihimpun, Senin (24/1/2022), kerusakan saluran irigasi, terparah  terjadi di kawasan pertanian Desa Pering dan saluran irigasi di Desa Belega, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Gianyar berharap petani bisa mengalihkan tanaman komoditi selain padi. "Jika menunggu perbaikan saluran irigasi masih cukup lama," ungkap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Distan Gianyar Wayan Suarka.

Disebutkan, kerugian petani tidak signifikan atas kerusakan irigasi ini.  Mengingat petani akan memasuki masa tanam, sehingga petani belum mengalami kerugian. Karena akan memasuki masa tanam dan tidak ada air irigasi, pihaknya menyarankan alih tanam ke komoditas palawija seperti  jagung atau kacang-kacangan. "Jagung atau kedelai, juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi, bila perawatan maksimal," yakinnya.

Dikatakan lagi, saluran irigasi induk yang mengalami rusak parah akibat diterjang banjir ada di empat titik. Dirincinya, jaringan induk Tampaksiring rusak dengan luas lahan terdampak 26 hektar, jaringan induk Kulub Bawah, Sukawati 31 hektar, jaringan induk Uma Bila Desa Belega 30 hektar dan jatingan induk Pering dengan kuas terdampak seluas 82 hektar. Disebutnya dari yang terparah tersebut, Subak Kembang Kuning, di Tampaksiring terusan dari saluran irigasi Tampaksiring yang luas sekitar 60 hektar, tanaman padinya sudah berumur 2 bulan dan sedang butuh air yang banyak. "Kerusakan saluran irigasi sangat parah, namun kami terus upayakan mendapat perbaikan darurat sehingga ada air mengalir," ujarnya lagi.

Secara umum, target tanam padi di Gianyar pada musin tanam di Desember-Januari 2022, sudah mencapai 3.000 hektar lebih di seluruh Kabupaten Gianyar. "Melihat dari target tanam, sudah melebihi target dari 3.012 hektar target," jelasnya.

Saat ini masih ada beberapa lahan yang sudah siap tanam, sehingga target tanam dipastikan terlampaui. Untuk kerusakan berat saluran irigasi tersebut, Distan sudah bersurat ke instansi yang menangani, agar mendapat perbaikan. "Sosialisasi kepada subak yang air irigasi mengalami kerusakan agar mengganti komoditas sebagian sudah kami lakukan," tutupnya.

wartawan
ATA
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.