Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah Ancam Kelestarian Habitat Terumbu Karang

mangrove
SAMPAH - Lebih dari satu kwintal sampah yang diangkat bselama dua jam dari terumbu karang di kawasan konservasi perairan Pulau Menjangan.

BALI TRIBUNE - Sampah masih menjadi masalah besar terhadap upaya konservasi, khususnya pada ekosistem terumbu karang serta satwa laut di kawasan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Adanya serbuan sampah membuat kawasan konservasi laut yang menjadi salah satu daya tarik wisata ini kerap kali dikeluhkan wisatawan terutama yang melakukan diving maupun snorkeling salah satunya di kawasan peraiaran Pulau Menjangan yang posisinya berada di dua wilayah kabupaten yakni Jembrana dan Buleleng.

Terbukti sebanyak lebih dari satu kwintal sampah yang berhasil diangkat selama dua jam aksi bersih sampah di bawah laut mengeliling Pulau Menjangan yang dilakukan oleh sekitar 60 orang penyelam dari para operator wisata, dive guide, instansi pemerintah, Pol Air dan TNI AL dalam rangka meperingati Hari Konservasi  Alam Nasional (HKAN) itu. Kasubag TU balai TNBB, Wiryawan menyatakan TNBB merupakan satu-satunya taman nasional di Pulau Bali yang juga merupakan kawasan pelestarian alam dengan ekosistem asli dan merupakan habitat terakhir bagi burung Curik Bali. Taman nasional ini memiliki keanekaragaman hayati laut berupa terumbu karang dan biota laut lainnya, memiliki vegetasi mulai dari hutan mangrove, hutan pantai, savanna, hutan musim serta hutan hujan dataran rendah.

Pulau Menjangan yang termasuk di dalam kawasan konservasi TNBB memiliki potensi terutama bagi para pecinta olahraga air, seperti menyelam dan snorkeling. Namun diakuinya pulau yang memiliki tutupan karang yang luas dan tersusun menyerupai terasering dan menempel di dinding hingga kedalaman 50 meter kini keberadaannya terganggu. Berbagai jenis terumbu mula dari karang keras hingga karang lunak yang memiliki berbagai bentuk kini pertumbuhannya terancam oleh sampah yang menutupi karang. Sampah yang mencemari perairan selain menyebabkan pemutihan dibeberapa bagian terumbu karang bahkan jika tidak segera diatasi akan mebuat terumbu karang mati, juga berpengaruh pada keberadaan jenis ikan karangnya yang dikenal sangat beragam seperti salah satunya jenis ikan badut yang sedikitnya terdapat lima  spesies yang menghuni perairan pulau yang memiliki luasan 175 hektar ini.

Sebagai salah satu destinasi pariwisata yang terdapat di Pulau Bali, potensi TNBB juga digunakan untuk tujuan penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budaya, pariwisata, dan rekreasi. Potensi Taman Nasional Bali Barat meliputi berbagai flora dan fauna yang berstatus langka, dilindungi maupun yang keberadaannya melimpah, habitat dan letak geomorfologinya serta keindahan alamnya yang masih dalam keadaan utuh. Namun dengan banyaknya sampah, wisatawan yang berkunjung dan melakukan aktifitas wisata bahari diakuinya akan terganggu. Sedikit saja melihat sampah wisatawan asing menurutnya tidak akan senang.

Plt. Kepala Balai TNBB, Suharyono mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan sampah yang mengotori kawasan konservasi tersebut. Dari data yang dimiliki pihaknya, ia menyebutkan sejak bulan Februari lalu telah terkumpul lima ton sampah dikawasan TNBB. Khusus di Pulau Menjangan mencapai 5 ton sampah. Sampah yang terkumpul dari clean up yang rutin digelar itu merupakan sampah anorganik yang didominasi sampah plastic. Menurutnya sampah tersebut bukanlah berasal dari aktifitas dikawasan TNBB namun merupakan sampah kiriman dari daerah lain. Kendati rutin dibersihkan, namun Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali ini tidak memungkiri arus laut akan selalu menghanyutkan sampah kiriman dan mengendapkannya dihabitat trumbu karang sehingga sangat diperlukan upaya antisipasi secara intensif agar kelestariannya tetap terjaga.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Karangasem, Jalur Utama Sidemen-Klungkung Lumpuh Akibat Pohon Tumbang

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Minggu (19/7/2026) pagi mengakibatkan bencana pohon tumbang dan longsor di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Banjar Dinas Lebu Bumbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Jambret Kalung Emas di Kengetan, Residivis Asal Mengwitani Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Satreskrim Polres Gianyar bersama Unit Reskrim Polsek Ubud bergerak cepat dalam menangani kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Kengetan, Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud. Pelaku berinisial N.A.W. (29), berhasil ditangkap di depan rumahnya di kawasan Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  Kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Lebih Hilang Misterius

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, masih misterius setelah perahunya ditemukan terdampar di Pantai Saba,  Blahbatuh, Jumat (17/7/2026) lalu. Hingga Minggu (19/7/2026) nasib nelayan ini belum diketahui. Pencarian pun  terus diintensifkan oleh tim gabungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balinomics, Kosterenomics, dan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

balitribune.co.id | Balinomics adalah sebuah forum diskusi ekonomi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali bersama pemerintah daerah dan para pakar ekonomi Bali. Kendati sebagai sebuah forum, Balinomics mengusung konsep inti, yakni mengupayakan diversifikasi ekonomi Bali agar tumbuh inklusif dan tahan guncangan.

Baca Selengkapnya icon click

Terima Penghargaan Internasional, Yuli Utomo Harumkan Kampus Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Penghargaan gemilang diterima mahasiswa prodi hukum program doktor (S3) pascasarjana Universitas Warmadewa, Yuli Utomo, SH.,MH.,C.Med. Ia ikut terpilih sebagai The best Social Media Ambassador dalam ajang Conference Future Education 2026 Bangkok, Thailand. Penghargaan ini juga mengharumkan nama kampusnya Universitas Warmadewa  di kancah internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.