Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah Jadi Tantang Serius, Aliansi Bali Angunggah Shanti Bersihkan Pantai Kuta

Bali Tribune / MEMBERSIHKAN - Aliansi Bali Angunggah Shanti turun tangan. Bersama TNI dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, membersihkan pantai kuta

balitribune.co.id | Kuta – Tak mau hanya sekadar prihatin dengan kondisi Pantai Kuta yang belakangan ini disesaki sampah kiriman, elemen masyarakat yang bergabung dalam Aliansi Bali Angunggah Shanti turun tangan. Bersama TNI dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, mereka bergotong-royong membersihkan pantai yang menjadi ikon pariwisata Bali ini.

Ketua Umum Aliansi Bali Angunggah Shanti, AA Sumawidana, menuturkan, bersih-bersih pantai ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat Bali terhadap kelestarian lingkungan. “Kami tidak bisa tinggal diam melihat kondisi pantai yang jadi kebanggaan kita bersama. Kebersihan dan keindahan Pantai Kuta adalah tanggung jawab kita semua,” ajaknya.

Dalam aksi bersih-bersih ini, ribuan anggota Aliansi Bali Angunggah Shanti dari berbagai daerah memadati Pantai Kuta. Pengurus dan perwakilan dari Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar turut hadir. Bakti sosial ini juga didukung penuh Sekretaris Jenderal Aliansi Bali Angunggah Shanti, I Komang Mertajiwa, yang juga anggota DPD RI Dapil Bali.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menggugah kesadaran masyarakat luas, baik penduduk lokal maupun wisatawan, tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai. Pantai bukan hanya aset pariwisata, tetapi juga warisan yang harus kita rawat bersama,” ucap Mertajiwa.

Adanya bantuan untuk membersihkan pantai, Plt. Kepala DLHK Badung, Ida Bagus Gede Arjawa, secara khusus menyampaikan apresiasinya atas aksi tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Aliansi Bali Angunggah Shanti atas kepedulian dan inisiatifnya dalam membersihkan Pantai Kuta. Aksi seperti ini sangat membantu kami, terutama di musim hujan yang volume sampah kiriman meningkat drastis,” ulasnya.

Lebih jauh diutarakan, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan komunitas lokal sangat penting dalam mengatasi permasalahan lingkungan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan pantai, tapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk makin peduli terhadap lingkungan. “Semoga sinergi seperti ini terus terjalin di masa mendatang,” harapnya.

Sumawidana menambahkan, Pantai Kuta yang sering disebut sebagai jantung pariwisata Bali, menghadapi tantangan serius akibat sampah kiriman, terutama saat musim hujan. Sebagian besar sampah yang ditemukan berupa plastik, kayu, dan limbah rumah tangga yang terbawa arus laut. Karena itu, sambungnya, bersih-bersih pantai bukan hanya menjadi momen solidaritas, juga ajang edukasi lingkungan. Dia mengajak peserta aksi untuk memilah sampah sesuai jenisnya, dan memahami pentingnya daur ulang. Sampah yang berhasil dikumpulkan, akan dikelola DLHK Badung untuk diolah lebih lanjut.

Melalui kegiatan kali ini, sambungnya, Aliansi Bali Angunggah Shanti berharap Pantai Kuta dapat kembali menjadi destinasi indah dan nyaman bagi semua orang. Masyarakat pun diajak terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan, agar keindahan Pulau Dewata tetap terjaga hingga generasi mendatang.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang mendorong kesadaran kolektif, dalam menjaga lingkungan Bali yang bersih dan hijau. Ini bukan hanya tentang membersihkan pantai, juga tentang menciptakan budaya peduli lingkungan di masyarakat,” pesannya memungkasi.

wartawan
RED

Investasi Buleleng Melonjak 328 Persen, Tembus Rp287 Miliar pada Triwulan II 2026

balitribune.co.id I Singaraja - Iklim investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Realisasi investasi di Kabupaten Buleleng pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai mencapai Rp287.017.403.738.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.