Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sang Dewi Flobamora Juara II Berpidato

Merry Rosari Kurniawati Weo (pegang piala) foto bersama pengurus Sang Dewi.

Denpasar, Bali Tribune

Prestasi gemilang diraih ‘Sang Dewi’ Flobamora. Meski baru sebulan dikukuhkan, namun komunitas perempuan yang bernaung di bawah Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora Bali (paguyuban asal NTT) ini berhasil meraih juara II lomba pidato HUT ke-53 Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (20/4). Dia adalah Merry Rosari Kurniawati Weo (20).

Ditemui Bali Tribune di Denpasar, Sabtu (23/4), putri pasangan Fransiskus Weo - Katarina Wiwi ini mengatakan, persiapannya hanya dua hari untuk mengikuti lomba pidato yang diikuti 31 komunitas perempuan yang ada di Bali. “Memang tiga minggu sebelumnya saya diberitahu untuk mewakili Sang Dewi Flobamora mengikuti lomba pidato. Tetapi waktu persiapannya hanya hanya dua hari saja. Tidak ada persiapan khusus,” ungkapnya.

Ia kemudian melakukan riset sesuai materi pidato bertema: ‘Melalui Keluarga Menyelamatkan Bali dari Narkoba’. Ia hanya dibantu kedua orangtuanya dalam persiapan singkat itu. Sang ayah, Fransiskus merevisi materi pidatonya, sedangkan ibunya Katarina mendampingi dalam teknik berpidato terutama dalam penekanan. “Papa bantu revisi materinya, sedangkan mama soal cara penyampaiannya,” tutur gadis kelahiran 20 Oktober 1996 ini.

Meski demikian, mahasiswi semester II Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) ini mengaku sempat down (jatuh) pada detik-detik menjelang tampil di podium. Sebab, sejumlah nama besar organisasi wanita lainnya, seperti Persit, Bhayangkari, WKRI dan Perempuan NU menjadi peserta dalam lomba pidato tersebut.

“Awalnya, sempat gerogi sih. Soalnya Sang Dewi Flobamora ini kan pendatang baru, dan saya baru pertama tampil di ajang ini. Apalagi, saat itu orang tua saya tidak bisa menemani saya. Papa ke Surabaya dan mama ke Makasar, saat itu. Tapi berkat dukungan dari pengurus Sang Dewi dan pesan dari papa, bahwa jangan takut kalau tidak juara. Tampil saja, itu sudah memberikan yang terbaik sehingga memangkitkan semangat percaya diri saya,” katanya. “Terimakasih kepada ibu-ibu Sang Dewi yang telah mendukung dan mensuport anak kami ini,” sambung ibu Katarina.

Sementara itu, ketua umum Sang Dewi Flobamora, Angelica Diaz mengapresiasi prestasi yang berhasil diukir generasi muda Flobamora Bali ini. “Kami berharap prestasi yang diraih kali ini bisa menjadi awal yang baik dalam rangka memotifasi anggota Sang Dewi dalam mengukir prestasi di berbagai bidang,” sebutnya.

wartawan
bernard MB
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.